MANUSIA PURBA INDONESIA

Homo Erectus adalah manusia purba yang sudah berdiri tegak, memiliki tinggi badan mencapai 185 cm (laki-laki) dan 165 cm (perempuan). Homo Erectus adalah mahluk yang terampil dan tangkas berburu secara berkelompok. Mereka tak gentar bersaing dengan predator lain yang lebih ganas.

Diorama kehidupan manusia purba (Museum Manusia Purba Sangiran)

Adakah manusia purba di Indonesia? Ternyata ada…..

Di Sangiran, Kabupaten Sragen Jawa Tengah adalah salah satu situs manusia purba yang ditemukan di Indonesia, namun ada juga di daerah lainnya seperti di Trinil, Ngawi, Mojokerto dll.

Diorama kehidupan manusia purba (Museum Manusia Purba Sangiran)

Manusia Purba Sangiran cukup lama mendiami wilayah Jawa Tengah sebelum akhirnya punah. Mereka terawal hidup 1,66 juta tahun silam dan bukti fosil manusia purba terpendam dalam lapisan-lapisan tanah di Sangiran.

Pada tahun 1996 Sangiran masuk daftar sebagai Cagar Budaya Warisan Dunia dalam Kriteria Budaya (iii) yang diselenggarakan UNESCO.

Sangiran juga masuk dalam kriteria (vi) yaitu sebagai salah satu situs kunci untuk memahami evolusi manusia berdasarkan temuan fosil manusia purba dan artefaknya.

Hingga kini Situs Sangiran masih terus berkontribusi dan penyumbang terbanyak temuan fosil Homo Erectus di dunia.

Diorama kehidupan manusia purba (Museum Manusia Purba Sangiran)

Manusia purba tertua di Sangiran memiliki ciri mirip dengan manusia purba di Dmanisi, Eropa dan Afrika Timur. Manusia Purba Homo Erectus hanya ditemukan di 3 benua di dunia, yaitu di Afrika, Eropa dan Asia. Mereka hidup berkelompok dan membagi hewan buruan untuk dimakan.

Di Sangiran mereka hidup di tempat terbuka yang dekat sumber mata air, dan membuat alat sederhana dari batu dan tulang.Mereka cukup pandai berkelana sepanjang Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo dari Solo-Sragen-Ngawi-Mojokerto.

Darimana mereka berasal dan mengapa mereka bisa punah…………nantikan artikel selanjutnya

Sumber: Buku Warisan Budaya Dan Manusia Purba Indonesia oleh Prof.drg.Etty Indriati, Ph.D.

Yuli Hapsari
Yuli H

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + 9 =