Masih Perlukah Merubah Diri?

Mengapa para wanita rela menyakiti dirinya demi meningkatkan rasa percaya diri mereka? Bagaimana para pakar menyikapinya?

Sudah menjadi hukum alam jika wanita identik dengan kecantikan. Setiap wanita pasti ingin terlihat cantik. Terlebih lagi sekarang media mempunyai peran yang cukup besar untuk membentuk pola pikir setiap wanita agar ingin terlihat cantik, mereka seperti berlomba-lomba menampilkan sosok model wanita, mulai dari model iklan suatu produk maupun menjadi model di rubrik fashion.

Untuk mewujudkan keinginan, terkadang para wanita rela melakukan proses yang menyakitkan. Sebagai seorang wanita, pernahkah kamu menggunakan hak sepatu yang tingginya10 cm demi mendapatkan tinggi tubuh bak seorang peragawati walau sebetulnya merasa tidak nyaman; atau pernahkah kamu merapikan alis menggunakan metode threading yang rasanya cukup menyakitkan?

Dokter Desinthamaya Reza berkomentar, istilah “Beauty is Pain” sudah lama terdengar, contohnya adalah waxing (ingin memiliki kulit mulus dengan mengangkat bulu di kaki atau daerah yang wanita inginkan) atau bahkan melakukan bedah plastik yang otomatis sakitnya lebih besar lagi disamping membutuhkan waktu yang cukup lama. Tapi pada akhirnya semua itu tergantung pilihan mereka masing-masing.

Baca Juga: Pekerjaan yang mengasyikkan adalah hobi yang menghasilkan

Seorang ahli di bidang Ilmu Psikologi, Utami Widyanti, memberikan komentar “standard kecantikan bagi setiap wanita berbeda-beda, misalnya ada yang beranggapan jika cantik itu harus memiliki badan yang kurus, hidung mancung, dagu terbelah, sehingga apabila dirinya tidak sama dengan standar kecantikan yang mereka buat sendiri akan menimbulkan krisis kepercayaan diri. Ketika orang tidak percaya diri maka self acceptance juga berkurang, dan dia akan berusaha untuk mempercantik diri. Jika hal ini terjadi, mereka akan mudah dipengaruhi, minum obat pelangsing misalnya.

Padahal cantik itu tidak hanya dengan penampilan luar (outside) saja tetapi cantik dari dalam (inside) jauh lebih penting, seperti mempunyai sifat ramah, ringan tangan dan sebagainya

Orang-orang cantik adalah orang-orang yang percaya diri, merasa nyaman dan bahagia menjadi diri mereka. Jadi kamu akan memilih yang mana? mensyukuri dengan apa yang sudah dimiliki atau merubah demi memuaskan rasa percaya diri?

Narasumber : dr. Desinthamaya Reza, MBio (AAM); Utami Widyanti, SPsi, Psikolog

Avatar
Davinia P

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × three =