COKELAT

 

Cokelat adalah sebutan untuk hasil olahan dari biji kakao atau biji buah cokelat. Setelah melalui proses, menghasilkan bubuk cokelat sebagai bahan membuat berbagai produk makanan dan minuman.

Tanaman Kakao berasal dari Amerika Tengah, pada tahun 1560 masuk ke Sulawesi Utara dibawa oleh pelaut Spanyol dari Venezuela. Pada tahun 2010 Indonesia menjadi pengekspor biji kakao terbesar ke-3 dunia setelah Pantai Gading dan Ghana. 

Cokelat dikelompokkan sesuai dengan unsur yang terkandung didalamnya menjadi:

 

  1. Cokelat bubuk (cocoa powder), terbuat dari ampas biji cokelat yang telah dipisahkan dari lemak cokelat. Warna bubuknya dari cokelat kemerahan hingga cokelat kehitaman.
  2. Cokelat Couverture (couverture chocolate), sering disebut the real chocolate, rasanya pahit dan harganya cenderung mahal; bahannya dari mentega cokelat (cocoa butter), cocoa liquor dan gula
  3. Cokelat Compound, cokelat ini yang paling banyak dikonsumsi karena lebih mudah pembuatannya, lebih murah dan rasanya bisa disesuaikan dengan selera. Bahannya sama dengan cokelat couverture hanya cocoa butter-nya diganti dengan lemak nabati.

Salah satu hasil olahannya adalah permen cokelat.

Baca Juga: Cinta ….. Tidak Memandang Usia

Produksi pertama di dunia tahun 1828 oleh Conrad J. Van Houten (Belanda), kemudian di Belgia tahun 1883 dengan nama Côte d’Or. Pada tahun 1897, di Birmingham Inggris diproduksi coklat bernama Cadbury, menyusul Milton Snavely Hershey tahun 1905 mendirikan pabrik cokelat Hershey di Pennsylvania, Amerika Serikat. Dan terus berkembang di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Ada 3 jenis cokelat yang dikenal masyarakat yaitu Cokelat Hitam tidak mengandung susu dan rasanya pahit, Cokelat Susu dan Cokelat Putih.

Ada yang mengatakan Cokelat Putih bukan termasuk cokelat karena tidak mengandung padatan cokelat, bahan utamanya dari mentega cokelat, gula, susu bubuk dan vanili.

Cokelat hitam memiliki manfaat bagi kesehatan, dapat menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung dan fungsi otak. Para ahli di University of the Incarnate Word Rosenberg School of Optometry, San Antonio mengungkapkan bahwa cokelat hitam bisa meningkatkan daya penglihatan seseorang.

 

Cokelat memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan kandungan flavanol, berfungsi mengurangi peradangan yang bertanggung jawab untuk perubahan degeneratif terkait dengan berbagai kondisi kronis termasuk penyakit jantung, Alzeimer dan Kanker.

Ternyata cokelat juga dipercaya bisa membangkitkan mood atau suasana hati menjadi lebih baik, inilah mengapa permen cokelat banyak digemari, namun jangan berlebihan ya….

Sumber: https://www.primarasa.co.id/bahan-bumbu/mengenal-jenis-jenis-cokelat-; Tribuntravel.com;
https://backpackerjakarta.com/sejarah-coklat-di-nusantara/; https://id.wikipedia.org/wiki/Permen;
https://lifestyle.okezone.com/read/2018/04/27/298/1892008/cokelat-hitam-ternyata-bisa-pertajam-penglihatan-anda.

Yuli Hapsari
Yuli H