Mengurangi Penggunaan Plastik

Plastik bukan merupakan barang aneh lagi bagi kita dan hampir setiap hari kita menggunakan barang-barang yang terbuat dari plastik, mulai dari sedotan, kantung kresek, sikat gigi, dan lain sebagainya. Di supermarket, sebelum kita melakukan transaksi, kasir selalu menanyakan “mau pakai kantong plastik atau dus?” dan rata-rata jawabannya “kantong plastik

Tapi tahukah jika ternyata rata-rata sebanyak 700 kantong plastik dibuang oleh tiap orang setiap tahunnya dan 90% sampah yang berada di laut berasal dari sampah kantong plastik?.

Lebih miris lagi, pada pertengahan November 2018, kita dibuat terperangah saat bangkai paus yang terdampar di perairan Wakatobi, Sulawesi Tenggara, ditemukan sampah plastik seberat 6 kg di dalam perutnya.

Tidak mengherankan jika Indonesia menempati urutan kedua sebagai negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia.

Baca Juga: Penitipan Hewan

Saat ini banyak kampanye yang mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi mengurangi jumlah sampah plastik, dengan cara yang paling sederhana, seperti:

1.    Mengganti sedotan plastik dengan sedotan yang terbuat dari bambu atau stainless steel.

Foto : ig suviiecogoods
Foto : ig twnseco

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga: GOLF

2. Menggunakan sikat gigi yang terbuat dari bambu.

Foto : ig officialgreenmommyshop

3. Membawa bekal makan siang dari rumah.

Dengan membawa bekal sendiri akan mengurangi penggunaan styrofoam dan kertas minyak yang biasanya dipakai sebagai wadah makan.

Foto : ig perabotmurah.id

Bukan hal yang mudah untuk mengubah suatu kebiasaan, tetapi paling tidak kita harus mulai mencobanya dari sekarang.

sumber : http://dietkantongplastik.info

Ella Irawan
Ella I

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − 14 =