Bijak Menggunakan Media Sosial

Peribahasa mulutmu adalah harimaumu saat ini sepertinya sudah tidak tepat lagi digunakan, justru sekarang yang lebih berbahaya daripada mulut adalah jari. Orang dengan mudahnya mengeluarkan pendapatnya masing-masing hanya dengan menggunakan jari, terkadang tanpa memikirkan lebih jauh dampaknya.

Bagi pengguna media sosial seperti instagram pasti sudah pernah mendengar istilah “maha benar netizen”. Netizen sendiri diambil dari kata warga (citizen) dan internet yang artinya warga internet (https://id.wikipedia.org)

Belum lama ini ada seorang artis yang anaknya menjadi korban bullying, pada akhirnya berujung kepada pelaporan polisi. Menurut psikolog Utami Widyanti, yang termasuk bullying adalah segala bentuk perlakuan kasar atau tidak menyenangkan baik lisan maupun perbuatan.

Baca Juga: Mengurangi Penggunaan Plastik

Dampak dari bullying sendiri sangat luar biasa terutama kepada anak, yaitu :

  1. Menimbulkan rasa tidak percaya diri pada korban sehingga tidak yakin dengan apapun yang dilakukannya,

  2. Menarik diri dari pergaulan dan menghindari interaksi dengan orang lain, dikarenakan takut menjadi korban bullying kembali; hal ini menyebabkan korban mempunyai sedikit teman,

  3. Ada rasa dendam di diri korban terhadap pelaku, yang bila tidak bisa diungkapkan maka bisa saja dilampiaskan kepada orang lain.

Jika ada orang terdekat kamu yang menjadi korban bullying, sebagai langkah awal ajaklah berbicara. Hal itu akan membantu si korban untuk lebih cepat pulih dan kuat.

Mulailah dari sekarang bijak dalam menggunakan media sosial.

Narasumber : Utami Widyanti, SPsi, Psikolog

Ella Irawan
Ella I

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − five =