Lukisan dari Kotoran Sapi

Foto diambil dari FB Dina Mahardika

Setiap seniman pastinya mempunyai banyak sekali ide untuk dituangkan di atas kanvas, terkadang ide tersebut dianggap sebagian orang sebagai ide “gila” karena sering kali diangap tidak masuk akal.

Di Makasar, ada seorang pelukis abstrak yang dianggap “sinting” karena ia memilih kotoran sapi sebagai media lukisannya. Nama panjangnya adalah Dina Mahardika tetapi ia biasa dipanggil dengan sebutan “Bang Dina”.

Pria yang hijrah dari Jakarta ke Makasar pada tahun 2007, bertekad untuk membuat lukisan yang tidak biasa. Ide tersebut didapat bermula ketika ia melihat banyak penduduk di Makasar tepatnya didaerah Tanjung Bayang, Kecamatan Tamalate yang memelihara sapi. Hingga suatu hari timbullah sebuah ide “gila” untuk memanfaatkan kotoran sapi itu menjadi media lukisannya.

Baca Juga: Menghindari Picky Eaters

Proses pembuatannya yang memakan waktu sekitar satu hingga dua jam, adalah dengan cara mencampur kotoran sapi, lem Fox, pewarna dan lotion anti nyamuk. Setelah tercampur lalu semuanya diblender, setelah itu dibentuk menjadi sebuah lukisan sesuai dengan keinginannya, terakhir dijemur di bawah terik matahari sekitar 30 menit.

Karena seringnya mengikuti ajang pameran, menjadikan lukisannya itu mulai dikenal banyak orang, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, hasil karyanya banyak dipajang di galeri yang juga merangkap sebagai rumah. Galeri itu bernama “Wong Sinting”

Foto diambil dari FB Dina Mahardika
Foto Dok Pribadi

Baca Juga: Buah Bintaro si Pengusir Tikus

Selain membuat lukisan ia juga dapat membuat kerajinan tangan seperti dompet, tas, asbak dan sebagainya yang terbuat dari kulit biawak, kulit kuda dan kulit ikan arwana. Semuanya itu dijual di kaki lima, di pantai Losari dan pelataran masjid.

Foto Dok Pribadi
Foto Dok Pribadi

Ada satu keinginannya yang hingga sekarang belum terwujud, yaitu dapat menembus “GUINNESS BOOK OF RECORDS”

Narasumber : Dina Mahardika

Ella Irawan
Ella I

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − 10 =