Ini dia sejarah ditemukannya MIE

Mie makanan favorit tua dan muda, ada mie tek-tek atau mie goreng yang dimasak dengan bumbu sendiri, ada pula mie instan dengan bumbu yang sudah tersedia, hanya menambah air panas saja. Bahan dasar keduanya sama yaitu tepung terigu, dengan atau tanpa tepung tapioka, telur, garam, dan minyak sayur, kemudian dicampur menjadi adonan. Yang membedakan adalah cara memrosesnya.

Dari mana mie berawal?

Dari catatan tertulis tertua mengenai mie, berasal dari Dinasti Han Timur sekitar tahun 200 SM. Namun sekitar tahun 2005 arkeolog menemukan fosil mie tertua di dunia yaitu di China yang telah ada sekitar 4000 tahun.

Baca Juga: Mau Tahu Sejarah Ditemukannya Keju?

Fosil Mie yang ditemukan di Kota Lajia

Sekitar 4000 tahun yang lalu terjadi gempa bumi, banjir dan luapan air sungai yang menyapu Kota Lajia di Sungai Kuning dengan kecepatan dan kekuatan yang dahsyat. Tidak hanya menghancurkan kota tetapi juga melestarikan beberapa helai mie kuning panjang dalam endapan lumpur.

Gary Crawford, arkeolog University of Toronto di Mississauga, Kanada, mengatakan bahwa penemuan mie berusia 4000 tahun di China bukanlah sebuah kejutan. Untuk membuktikan bahan pembuatan mie kuno tersebut, para peneliti membandingkan bentuk dan pola butir pati dan sekam benih dengan tanaman modern.

Tim arkeolog menyimpulkan mie tersebut dibuat dari dua jenis millet, Broomcorn dan jawawut.Gandum digiling menjadi tepung untuk membuat adonan, kemudian mungkin ditarik dan dibentangkan. Bukti arkeologi tersebut menunjukkan gandum telah ada di China 4000 tahun yang lalu, tetapi tidak banyak dibudidayakan sampai masa Dinasti Tang (616 M- 907 M).

Ternyata mie sudah menjadi makanan orang-orang zaman dulu ya.

Sumber : http://www.sejarahdk.com/2016/04/sejarah-dan-asal-usul-mie.html

Yuli Hapsari
Yuli S