Tradisi di Negara Afrika yang Bikin Merinding

Sudah selayaknya memang jika setiap negara mempunyai tradisi unik sekaligus menarik. Demikian juga yang terdapat di Negara Afrika, mereka mempunyai tradisi yang membuat kita merinding jika membacanya.

 

Tradisi apa sajakah itu?

Setiap wanita pasti ingin selalu terlihat cantik, hal inipun berlaku bagi wanita suku pedalaman di Afrika. Demi menjadi cantik mereka rela men-tato gusi menjadi hitam, dengan menggunakan bahan Shea Butter yang dicampur dengan minyak panas. Rasanya pasti menyakitkan, tetapi demi sebuah kecantikan, para wanita di sana rela melakukannya.

 

source : http://www.african-union.org

Memiliki payudara besar adalah dambaan sebagian besar wanita, tapi berbeda dengan para wanita di Kamerun. Justru memiliki payudara besar menurut budaya mereka akan menimbulkan keburukan. Untuk itu maka para gadis yang mulai beranjak remaja harus menyetrika dada mereka agar tidak menimbulkan birahi para pria.

source : http://www.african-union.org

Di saat kita mengunjungi suku pedalaman yang terdapat di Afrika, maka Tetua Adat akan menyuruh anak buahnya untuk memberikan darah segar kepada kita sebagai tamu untuk meminum darah segar itu sampai habis. Darah segar didapat dari seekor sapi yang ditusuk hingga mengeluarkan darah.

BACA JUGA : Lukisan dari Kotoran Sapi

source : http://www.african-union.org

Lain lagi tradisi yang terdapat pada etnis Tiv di Nigeria. Seorang gadis pada saat mendapatkan haid pertama diwajibkan untuk menjalankan ritual penyayatan perut agar bisa di sebut sebagai wanita sejati dan menandakan kedewasaanya sekaligus dipercaya dapat meningkatkan kesuburan mereka.

source : http://www.african-union.org

Yang tidak kalah mengerikan sekaligus menjijikan terdapat di Malawi, Afrika bagian selatan, di mana suku Chewa mempunyai ritual upacara. Ketika ada yang meninggal maka jenazah itu akan digorok lehernya sampai terbelah kebagian punggung, kemudian mereka akan menuangkan air segar berkali-kali hingga sisa darah serta jeroan perutnya benar-benar keluar dan bersih.

Sumber :  http://www.african-union.org , www.kejadiananeh.com

 

Ella Irawan