Begini Bentuk Batu SATAM Sebagai Ikon Tanjung Pandan

 

Batu satam pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh salah seorang penambang timah di Pulau Belitung pada tahun 1973. Batu yang terbentuk dari proses alam atas reaksi tabrakan meteor dengan lapisan bumi yang mengandung timah tinggi jutaan tahun lalu.

Baca Juga: Kopi Luwak, Yakin Masih Mau Minum?

https://id.wikipedia.org

Saat jatuh di atas tanah pulau Belitung, meteor ini bereaksi dengan kandungan timah yang sangat banyak yang terdapat di Pulau Belitung, sehingga membentuk batu hitam yang kemudian dinamakan Batu Satam. Karena proses itulah maka Batu Satam hanya terdapat di Indonesia, khususnya di Belitung dan menjadi batuan langka yang banyak diburu oleh para kolektor batu seluruh dunia.

 

Sumber : https://id.wikipedia.org

Ella Irawan
Ella I