Barang Antik Menjalin Silaturahim

 

Orang tua saya terutama ayah, mempunyai hobi koleksi barang-barang antik, seingat saya sejak kecil sering diajak melihat-lihat barang-barang antik di berbagai tempat di Jakarta.

Ketika orangtua meninggal dunia, atas kesepakatan bersama, kami diminta untuk memilih, ternyata tidak ada yang berminat untuk membawanya. Alasannya karena rumahnya tidak dapat menampung barang-barang seperti tempat tidur, kursi, dan lemari yang besar-besar dan kayunya berat. Sedangkan barang-barang kecil seperti lampu, atau kristal repot merawatnya.

Kebetulan saya bertemu dengan teman semasa kuliah, secara iseng saya menawarkan barang-barang tersebut, siapa tahu ada yang berminat. Ternyata teman saya itu tergabung dalam kelompok pembeli barang-barang tidak hanya yang kuno tetapi juga koleksi seperti jam, kristal, piringan hitam, dinner set, kain batik, perhiasan perak, lukisan, buku, dan lainnya.

 

Beberapa waktu kemudian teman saya bersama timnya datang ke rumah, melihat dan menilai barang-barang yang sudah saya kumpulkan untuk ditawarkan. Rupanya yang saya fikir barang yang tidak ada nilainya, sudah hampir dibuang, bisa mendapat harga lumayan.

Bermula dari iseng-iseng, saat ini saya ikut bergabung dengan kegiatan teman saya. Mulai dari saudara, tetangga dan teman-teman sudah memakai jasa kami untuk menaksir koleksinya khususnya yang akan pindah atau rumahnya terlalu penuh dengan barang. Dalam menilai barang dan menaksir harga, ada ahlinya dalam tim kami yang sudah berpengalaman puluhan tahun dalam pekerjaannya.

Kegiatan seperti ini tentu ada suka dukanya, ada beberapa orang yang sudah kami datangi dan sudah setuju harganya, karena sesuatu hal, tidak jadi dijual. Apalagi jika kami berhadapan dengan penjual yang berusia di atas 70 tahun beliau akan bercerita di saat muda, bagaimana sejarah barang-barang tersebut bisa menjadi koleksinya bahkan ada yang curhat sampai menangis merasa kesepian di hari tua.

Tetapi kami senang menjalaninya karena juga menambah pertemanan, bisa bersilaturahim, tentunya menambah wawasan dalam mengisi waktu luang dan menghasilkan.

BACA JUGA : Apa Kabar Telepon Umum?

Purbasari