Apa itu Prasasti Canggal ?

 

Prasasti Canggal ditemukan pada tahun 1879 di area Candi Gunung Wukir, Desa Kadiluwih, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Saat ini prasasti berada di Museum Nasional Jakarta. Prasasti berangka tahun 654 Saka atau tahun 732 M, ditulis pada bongkahan batu dalam aksara Pallawa dengan bahasa Sansekerta.

Prasasti Canggal memiliki 12 bait, berikut isi prasasti yang telah diterjemahkan :

Bait pertama tentang Dinasti Sanjaya, memerintahkan membangun sebuah lingga di Kunjarakunja-desa yang dikenal dengan kekayaan emas serta padi.

 

Bait kedua hingga bait keempat mengenai syair pemujaan terhadap Dewa Siwa.

Bait kelima mengenai syair pemujaan terhadap Dewa Brahma.

Bait keenam mengenai syair pemujaan terhadap Dewa Wisnu.

Bait ketujuh berupa sanjungan atas kesuburan tanah di Jawa yang memberikan banyak sumber daya alam bagi kerajaan dan seluruh masyarakatnya.

Bait kedelapan dan kesembilan menerangkan di Jawa telah ada raja yang berkuasa sebelum Sanjaya yang bernama Sanna, merupakan saudara kandung dari ibunya. Pada masa kepemimpinan Sanna, Jawa merupakan negeri yang sangat makmur serta kuat.

Bait kesepuluh hingga keduabelas, mengisahkan sepeninggal Sanna, negeri Jawa menjadi kacau dan mengalami kesengsaraan. Kemunculan Sanjaya sebagai pengganti Sanna dapat menjadikan keadaan perlahan mulai membaik serta aman, sentosa, serta rakyatnya makmur sejahtera.

 

Itulah 12 bait terjemahan isi prasati Canggal.

Adapun penjelasan tentang Kunjarakunja-desa dapat berarti “tanah dari pertapaan Kunjara” yang diidentifikasi sebagai tempat pertapaan Resi Agastya, seorang maharesi Hindu dari India.

Resi Agastya melakukan penyebaran agama Hindu hingga ke nusantara.

Penyebutan nama resi Agastya ada di dalam Prasasti Dinaya di Jawa Timur tahun 662 Saka, di mana raja Gajayana membuat pura suci untuk Maharesi Agastya.

BACA JUGA : Katanya Candi Gunung Wukir bisa Jadiin Pacar Kamu Jadi Jodoh, Mitos?

Sumber : https://ipospedia.com/pengertian-prasasti-canggal/ , https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Canggal ,  https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Gunung_Wukir http://kekunaan.blogspot.com/2012/05/arca-agastya.html

Yuli Hapsari