Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, Kapolri Pertama

 

source : wikipedia

Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo adalah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri, dulu bernama Kepala Djawatan Kepolisian Negara), yang pertama dan terlama. Menduduki jabatan itu dari 29 September 1945 sampai 14 Desember 1959.

Dilahirkan di Bogor, 7 Juni 1908, ayahnya Raden Ngabehi Martomihardjo, seorang Asisten Wedana di Jasinga, Bogor. Ibunya bernama Raden Ajeng Kasmirah. Soekanto kecil sempat mempunyai cita-cita untuk menjadi Insinyur Pertanian.

Tahun 1929 ketika lulus Hoogere Burger School (HBS), Soekanto melamar ke Sekolah Aspiran Komisaris Polisi (Aspirant Commisaris Van Politie), namun ditolak. Akhirnya ia masuk Rechts Hoogeschool, hanya setahun karena diterima di Sekolah Aspiran Komisaris Polisi. Prestasi pelajaran yang menonjol kala itu adalah menembak.

 

Tepat 3 tahun, ia lulus dengan pangkat Commisaris van Politie 3 e Klass (Komisaris Polisi Kelas III).

Pada 29 September 1945, Presiden Soekarno menunjuk Soekanto untuk membentuk Polisi Nasional sekaligus mengangkatnya menjabat Kepala Djawatan Kepolisian Negara.

Dikenal sebagi sosok yang disiplin, jujur, dan membangun tradisi profesionalisme kepolisian. Ia adalah Peletak Dasar Kepolisian Negara RI dan ditetapkan menjadi Bapak Kepolisian Negara RI.

Lalu ia membentuk unit-unit baru, di antaranya Polisi Perairan dan Polisi Udara, Polisi Perintis, Polisi Lalu Lintas, Polisi Kereta Api, Laboratorium Kriminal, NCB Interpol, serta mengembangkan Korps Polisi Wanita, juga ditetapkan panji-panji kepolisian, diikrarkan Tribrata dan Catur Prasetya.

Ia juga terlihat dalam sejumlah misi yang dijalankan Polri, diantaranya menumpas pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA), Andi Aziz, DI/TII, PRRI/Permesta, juga sejumlah operasi khusus seperti kasus spionase Jungschlaeger-Schmidt, Peristiwa Cikini, Cashmir Princess, pengamanan pemilu pertama 1955, dan Konferensi Asia Afrika.

Ketika Presiden Soekarno menyatakan akan membentuk ABRI yang terdiri dari Angkatan Perang dan Angkatan Kepolisian, Soekanto menyampaikan keberatannya dengan alasan demi menjaga profesionalisme kepolisian.

15 Desember 1959, Soekanto mengundurkan diri setelah menjabat Kapolri/Menteri Muda Kepolisian, dan berakhirlah karier Bapak Kepolisian RI tersebut.

24 Agustus 1993 ia meninggal, namanya diabadikan sebagai nama sebuah Rumah Sakit Polri RS Soekanto Tjokrodiatmodjo terletak di Kramat jati.

Sumber: https://www.polri.go.id; https://id.wikipedia.org; https://tokoh.id/biografi; https://www.cnnindonesia.com; https://nasional.kompas.com/

Ella Irawan