Kampung Pitu, Kampung yang Unik

https://www.vice.com

Kampung Pitu, sebuah tempat yang berada di puncak gunung di Padukuhan Nglanggeran Wetan, RT 19 / RW 04 Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Luas kampung yang dikelilingi perbukitan tersebut kurang lebih 7 hektar, yang terdiri dari pekarangan, tegalan, dan sawah.

Dahulu dinamakan Dusun Tlogo Guyangan, karena zaman dahulu sering dijadikan tempat memandikan kuda sembrani yang konon merupakan kuda gaib yang sering dinaiki bidadari.

Kampung Pitu menjadi unik karena diyakini sekaligus dipercaya sejak ratusan tahun silam hingga sekarang hanya boleh dihuni 7 keluarga, jika dihuni lebih dari itu, maka akan terjadi bencana yang kemudian membuat kampung Pitu kembali berjumlah 7 keluarga.

Saat ini Kampung Pitu dihuni sekitar 25 orang jiwa dari total keseluruhan 31 orang karena ada sebagian yang pergi merantau. Tahun 2018 kemarin sudah mencapai 5 generasi dari 2 keturunan, yaitu keturunan Mbah Iro Dikromo dan keturunan Mbah Tir.

Ada cerita lain yang beredar luas, konon dahulu di Kampung Pitu terdapat pohon Kinah Gadung Wulung yang terdapat pusaka di dalamnya, lalu datanglah orang keraton ke kawasan Kampung Nglanggeran dan dibuatlah sayembara, bahwa siapa yang bisa merawat benda pusaka itu maka akan diberi tanah secukupnya sampai anak cucu keturunannya. Pemenangnya adalah keturunan Mbah Kyai Irokromo. Hingga kini salah satu keturunannya adalah keturunan Mbah Kyai Irokromo.

Walaupun letaknya jauh dari keramaian namun mereka tidak pernah melupakan tradisi yang ada, seperti tingalan (perayaan ulang tahun yang hanya diperuntukkan pada warga yang dianggap sebagai sesepuh), tayub atau ledek, memberikan sesajen dalam kegiatan rasulan, ngabekten, mong-mong pedhet, dan mong-mong motor.

BACA JUGA : Arti Warna Seragam Sekolah

Sumber : https://gunungkidul.sorot.co; https://travel.kompas.com

Ella Irawan