Istilah Megalomania, Apa sih itu?

undepress.net

Belum lama ini terlihat vokalis Grup musik D’Masiv, Rian Ekky Pradipta dan basis Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata kedapatan ribut di atas panggung. Tak lama setelah keributan terjadi, Rai pun menulis kekesalannya di Insatgram Story dengan kalimat “Megalomania”.

Sebenarnya apa itu Megalomania? Megalomania adalah suatu kondisi psiko-patologis, ditandai dengan fantasi delusi kekuasaan, relevansi, atau kemahakuasaan. Megalomania, juga bisa dikatakan sebagai “narcissistic personality disorder”, penyimpangan kepribadian karena menghargai diri sendiri atau kelompoknya secara berlebihan.

Delusi adalah salah satu jenis gangguan mental serius yang dikenal dengan istilah psikosis. Psikosis sendiri ditandai dengan ketidaksinambungan antara pemikiran, imajinasi, dan emosi, dengan realitas yang sebenarnya. Orang yang mengalami delusi seringkali memiliki pengalaman yang jauh dari kenyataan.

Baca Juga: Buteyko Breathing, Apa sih itu?

Menurut Yulius Steven, M.Psi., Psikolog kepada Medcom.id, orang megalomania percaya bahwa dia memiliki kuasa dan kekuatan, sehingga bisa mendominasi sekitarnya. Kepercayaan itu bukan berdasarkan realita sehingga sulit untuk mengubah pola pikir orang megalomania, karena ia tidak bisa membedakan mana yang nyata dan mana yang imajinasi, hal ini adalah salah satu delusi bahwa dia merasa dirinya benar.

Penderita Megalomania juga bisa melakukan tindakan berbohong kepada orang lain demi mendapatkan sebuah pengakuan. Mereka sangat sulit menerima pendapat dari orang lain yang sebenarnya justru lebih benar. Hal ini disebabkan pengidapnya menganggap dirinya adalah orang yang berkuasa, cerdas, juga mempunyai kemampuan yang lebih hebat dari orang lain sehingga sering menganggap remeh orang lain.

Menurut Yulius Steven, sangat sulit menyembuhkan orang megalomania secara total, namun dengan dukungan orang-orang terdekat, maka gejala delusi itu bisa direduksi. Pengidap harus konsisten disadarkan bahwa imajinasinya itu tidak nyata dalam jangka waktu lama.

Sumber : https://doktersehat.com; https://www.alodokter.com; https://psikologi2009.wordpress.com; https://www.medcom.id