ATLANTIS ADA DI WILAYAH INDONESIA ?

Pastinya pernah mendengar Atlantis, benua yang hilang tenggelam dalam Samudra. Berita itu sudah ada sejak zaman dahulu di masa sebelum tahun masehi. Kisah Atlantis pertama kali terdapat dalam buku Critias dan Timaeus, dua buah catatan dialog Plato (427-347 SM).

Dalam catatan Plato dituliskan bahwa Atlantis terhampar di seberang pilar-pilar Herkules, memiliki angkatan laut yang menaklukan Eropa Barat dan Afrika sekitar tahun 9500 SM. Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dalam samudra hanya dalam waktu satu hari satu malam.

Satu bagian dalam dialog buku Critias tercatat kisah Atlantis yang dikisahkan oleh adik sepupu Critias. Secara garis besar tertulis sebagai berikut:

Baca Juga: Misteri Segitiga Bermuda

 “Ada sebuah daratan raksasa di atas Samudra Atlantik, arah barat Laut Tengah yang sangat jauh, yang bangga dengan peradabannya, yang menakjubkan.

Ia menghasilkan emas dan perak yang tak terhitung banyaknya, istana dikelilingi oleh tembok emas dan dipagari oleh dinding perak. Dinding tembok dalam istana bertatahkan emas cemerlang dan megah.

Di sana tingkat peradabannya memukau orang, memiliki pelabuhan dan kapal dengan perlengkapan yang sempurna. Kekuasaannya tidak hanya terbatas di Eropa, bahkan jauh sampai daratan Afrika. Setelah dilanda gempa dahsyat, tenggelamlah ia ke dasar laut beserta peradabannya, juga hilang dalam ingatan orang-orang”.

PLATO https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Plato-raphael.jpg

Banyak versi tentang keberadaan Atlantis, ada yang menganggapnya sebagai mitos yang dibuat Plato untuk mengilustrasikan teori politik, namun ada pula yang beranggapan bahwa Atlantis benar-benar ada.

Jika misalnya Atlantis itu memang ada, kira-kira dimana letaknya?

Salah seorang peneliti bernama Ignatius L.Donnelly, pada tahun 1882 menerbitkan karyanya berjudul “Atlantis: The Antediluvian World”, yang mengulas keberadaan Atlantis berdasarkan teori Plato. Ia menegaskan ada hubungan antara Atlantis dan Aztlan, tempat tinggal nenek moyang suku Aztek.

Adapun lokasi-lokasi yang memiliki karakteristik dengan Atlantis di antaranya di dekat Laut Mediterania seperti pulau-pulau Sardinia, Creta dan Santorini, Siprus, Malta, dan Ponza.

Lokasi di luar Mediterania diperkirakan berada di daratan Andalusia, Antartika, di bawah Segi Tiga Bermuda, Laut Karibia, Laut Hitam, Laut Azov, Swedia, dan Irlandia, serta masih ada di tempat lainnya.

Baca Juga: Misteri di Balik Lagu “Nina Bobo”

 Aryso Santos, ilmuwan Brazil, hasil penelitian selama 30 tahun, ditulis dalam buku: Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitive Lacalization of Plato’s Lost Civilization“. Disebutkan adanya 33 karakteristik antara lain seperti, luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, panjangnya mata rantai gunung berapi, dan cara bertani, menyimpulkan bahwa lokasi benua Atlantis yang tenggelam sebagai wilayah Republik Indonesia. Sistem terasisasi sawah khas Indonesia, menurutnya bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida Mesir, dan bangunan kuno Aztek di Meksiko.

Namun teori tersebut banyak mendapat sanggahan, dianggap masih lemah masih perlu penelitian lebih lanjut. Atlantis bisa saja ada, mungkin kita belum dapat menyadarinya atau mungkin hanya mitos.

Sumber: https://peradabankuno.wordpress.com/2012/02/25/atlantis-kota-yang-tenggelam/