Nikmatnya Kembang Tahu

Kembang Tahu merupakan makanan tradisional Tiongkok yang disebut Tauhue. Pembuatannya mirip dengan cara membuat tahu, bahan dasarnya dari Kacang Kedelai yang direndam kemudian diperas menjadi susu kedelai, kemudian ditambahkan zat, ada yang menyebutnya batu tahu sehingga menghasilkan bentuk padat namun lembut. Ada pula yang menambahkan agar-agar atau maizena.

Mengapa namanya Kembang Tahu?

Mungkin karena adanya lapisan tipis yang terbentuk dan mengapung di permukaan susu kedelai. Sebagai ilustrasi, jika segelas susu panas yang dibiarkan mendingin pada suhu kamar akan terbentuk lapisan tipis diatasnya. Lapisan itu adalah gumpalan protein dan lemak yang menebal. Jika dicicipi, rasanya lezat, halus dan agak liat. Hal tersebut yang terjadi pada kembang tahu.

Baca Juga: Mengapa Donat Mempunyai Lubang di Tengah ?

Ada tiga macam kembang tahu, yaitu:

  1. yang segar di Jepang namanya Yuba, inilah yang dibuat Wedang Kembang Tahu;
  2. setengah kering di Jepang disebutnya Gawaki atau Han Gawaki, dan
  3. kering, di Jepang disebut kanso hashi yuba, bentuknya lembaran, spiral, rol panjang, rol pendek dan orahagi, untuk campuran masakan seperti, sup, kimlo, capcay, dll. Jenis ini yang umum dipasarkan.

 Tauhue atau Kembang Tahu disukai di kawasan Tiongkok Bagian Selatan, biasanya dihidangkan dengan air gula sedangkan di Taiwan dihidangkan dengan kacang merah dan jeruk nipis.

Di Indonesia disajikan menjadi wedang kembang tahu, kuahnya seperti kuah Ronde, yang terbuat dari air jahe, gula merah, dan bahan lainnya. Ada pula yang menambahkan bubur kacang hijau atau taburan kacang tanah. Pada umumnya orang-orang menyebutnya Kembang Tahu, di Singkawang disebut Bubur Tahu, di Malang dikenal dengan nama Tahuwa.

Wedang Kembang Tahu

Menurut Hery Priyatmoko, dosen sejarah Universitas Sanata Dharma, Wedang Kembang Tahu pertama kali diperkenalkan di Semarang oleh seorang Tionghoa bernama Ong Kiem Nio, pada akhir abad 19.

Sebagaimana tulisan berjudul Silang Sejarah Budaya dalam Koran Jakarta, 18 September 2015, disebutkan wedang kembang tahu dijual dengan pikulan dan bahannya berbeda.

Kembang tahu rasanya gurih karena dicampur udang kering, kecap asin, irisan sayur, daun bawang, dan ketumbar serta dimakannya dengan menggigit cakwe atau mantao sejenis bak pao.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Wedang_tahu; https://womantalk.com/news-update/articles/tentang-kembang-tahu-AbEmD; https://www.antaranews.com/berita/718758/akulturasi-dalam-semangkuk-wedang-tahu-semarang

Yuli Hapsari
Yuli S