Perjalanan Resep Tahu

Tahu dibuat dari endapan perasan biji kedelai yang kemudian mengalami koagulasi atau proses penggumpalan suatu cairan atau larutan sehingga terbentuk padatan lunak atau keras seperti gel.

Tahu atau Tofu telah ada di Tiongkok sekitar tahun 164 SM. Dokumen tertua tentang tahu ditulis oleh Li Shihen dari Dinasti Ming,Tiongkok. Tertulis bahwa Pangeran Liu An dari Distrik Huainan menemukan metode membuat tahu. Kemudian resep tahu dibawa para perantau, menyebar ke seluruh dunia.

Bagaimana tahu di Korea?

Baca Juga: Nikmatnya Kembang Tahu

Tahu Korea disebut Dubu, tekhnik membuatnya diperkenalkan dari daratan Tiongkok ke Korea pada zaman Dinasti Goryeo, sejak abad ke-10. Referensi awal tahu ditemukan dalam catatan Mogeun ditulis oleh Yi Saek (1382-1396), pada zaman Dinasti Goryeo (938-1392).

Yi Saek dalam satu puisinya mengungkapkan kelezatan tahu yang baru dibuatnya.

Pada tahun 1500-an, di Korea, seorang bernama Heo Yeop menemukan mata air, setelah dicicipi ternyata airnya lezat sehingga dipergunakan untuk pembuatan tahu. Ia menambahkan air laut untuk proses pengentalan, hasilnya tahu dengan rasa unik. Tempat asal tahu dinamakan Chodang, di Provinsi Gangwon, merupakan salah satu tempat pembuatan tahu tradisional di Korea sampai saat ini. Tahu diproses menggunakan air laut yang disuling dari kedalaman tiga meter di bawah permukaan pasir.

Di Jepang

Diperkirakan tahu menyebar ke Jepang pada abad ke-8, dari daratan Tiongkok oleh pendeta Buddha, melalui jalur istana. Kata tahu pertama kali muncul dalam literatur Jepang pada akhir Era Heian tahun 794-1185, makanan tahu disinggung dalam dokumen persembahan di kuil Kasuga, Kota Nara.

Pada zaman Kamakura (1185-1333) ada gerakan mempopulerkan tahu di antara penganut Buddha yang kemudian menyebar ke daerah lainnya di seluruh Jepang.

Pada tahun 1782 terbit di Jepang buku legendaris resep masakan tahu berjudul Tofu Hyakuchin ditulis oleh pengarang bernama Seikyoudoujin, yang bukan seorang ahli masak tetapi karena hobi.

Buku yang memuat 100 macam menu dari bahan dasar tahu sangat laris sehingga diterbitkan buku lainnya berjudul Tofu Hyakuchin Sequel dan Tofu Hyakuchin Addendum Edition.

Di Indonesia

Menurut Suryantini dalam Dapur Naga di Indonesia, orang Kediri mengklaim sebagai kota pertama di Nusantara yang mengenal tahu, dibawa oleh tentara Kubilai Khan pada tahun 1292.

Di Kediri dapat dijumpai tempat berlabuhnya jung Mongol dan masih disebut dengan Jung Biru. Armada tersebut mempunyai jung khusus untuk mengurus makanan tentara, termasuk yang khusus untuk menyimpan kacang kedelai untuk membuat tahu.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Tahu; https://historia.id/kultur/articles/sejarah-tahu-tahu-sejarah-P97mD; http://www.objekwisata.com/sejarah-dan-asal-usul-tahu/; https://infotahu.wordpress.com/2013/11/21/sejarah-tahu-3/

Yuli Hapsari
Yuli S