Tradisi Perayaan Malam Satu Suro

https://www.indonesiakaya.com

Jika kita mendengar kata “malam satu Suro”, mungkin sebagian orang akan teringat dengan salah satu judul film horor Indonesia yang sukses di pasaran yang dibintangi oleh almarhumah Suzana.

Dalam penanggalan Jawa, malam satu suro merupakan hari pertama di bulan Sura atau Suro dan bertepatan pula dengan 1 Muharram kalender Hijriah.

Tradisi malam satu Suro adalah salah satu ajaran yang hingga kini masih dipegang teguh oleh beberapa masyarakat di Indonesia, khususnya di Yogyakarta dan Solo (Surakarta). Mereka beranggapan tradisi yang diwarisi oleh para leluhur itu adalah merupakan hal yang sakral bagi masyarakat Jawa.

Beberapa tradisi unik perayaan malam satu suro yang ada di Indonesia:

  1. Tapa Kungkum

Tapa Kungkum atau berendam di air pada malam hari biasanya dilakukan masyarakat Jawa menjelang malam satu Suro dan sudah berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu.Tujuan dilakukan ritual ini adalah untuk menyucikan kotoran rohani dan jasmani. Menurut mitos yang beredar, masyarakat setempat meyakini jika tradisi kungkum masal dapat melenyapkan pengaruh buruk akibat ilmu hitam maupun penyakit yang terdapat di dalam tubuh manusia

  1. Suroan
source : antarafoto/M Risyal Hidayat

Suroan bagi masyarakat Klaten adalah kegiatan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Mereka biasanya melakukan laku prihatin untuk tidak tidur semalam suntuk.

Kegiatan Suroan ini biasanya dilakukan di Bangsal Agung, yaitu sebuah bangunan yang menyerupai rumah yang terletak di dekat pintu masuk pemakaman umum di desa Bangkal.

  1. Tapa Bisu

Mengunci mulut atau Tapa Bisu yang dilakukan masyarakat Yogyakarta, bisa diartikan sebagai tidak mengeluarkan kata-kata dan dimaknai untuk selalu mawas diri atas apa yang sudah dilakukan selama satu tahun kemarin.

Tujuan dilakukan Tapa Bisu ini adalah untuk memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT

  1. Kirab Kebo Bule
https://www.indonesiakaya.com

Kirab Kebo Bule adalah salah satu ritual yang paling dinanti masyarakat Kota Solo. Banyak masyarakat yang berdatangan dari berbagai daerah untuk sekedar menonton ataupun ngalap berkah dari ritual ini. Mereka mempercayai bahwa bagi yang mengikuti kirab ini maka akan mendapatkan berkah dan keselamatan di masa depan.

BACA JUGA : ASAL MULA ANNABELLE

Sumber : www.maioloo.com; coepasinfo.blogspot.com; https://tirto.id; travel.kompas.com

Ella Irawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + 20 =