Asal Mula Celengan

Kenangan masa kecil yang menyenangkan adalah ketika memecahkan celengan dari tanah liat dan menghitung uangnya yang sudah lama dikumpulkan dari menabung. Sudah terbayang uang tersebut akan digunakan untuk membeli sesuatu yang diinginkan, jika kurang diberi tambahan oleh orang tua.

source : Foto di Museum BI

Mengapa namanya celengan, padahal berbentuk ayam atau binatang lainnya?

Celeng adalah Babi Hutan, badannya gemuk dan diyakini sebagai simbol kemakmuran sehingga bentuk binatang Celeng yang dipilih dibuat tempat berbentuk tabung untuk menyimpan uang dan disebut celengan.

Hal ini diketahui dari peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit sekitar tahun 1293-1500 yang ditemukan celengan berbentuk binatang Celeng atau Babi hutan, bentuk ini menjadi yang tertua di Indonesia. Pada masa itu Majapahit mengalami kemakmuran, alat pembayarannya uang koin emas dan perak, terdapat uang pecahan dengan nominal kecil atau disebut uang recehan disimpan dalam celengan.

Sumber : Museum Nasional Celengan Terakota, Majapahit

Saat ini celengan sudah berbagai macam bentuknya, ada yang berbentuk ayam atau gajah tetapi tetap disebut celengan. Bahan bakunya pun bermacam-macam, bisa dari plastik, karton, atau kaleng. Tetapi celengan dari tanah liat masih banyak dijual karena masih banyak penggemarnya, ada kebahagiaan tersendiri ketika memecahkannya.

BACA JUGA : SULAP BUKAN SIHIR DARIMANA BERAWAL

Sumber : https://uangindonesia.com/sejarah-asal-usul-celengan/ , https://id.wikipedia.org/wiki/Celengan

Yuli Hapsari