Serba – Serbi Pensil

 

Sebuah pensil biasa di tangan, dapat membuat garis sepanjang 60 km dan menuliskan 45.000 kata. Tidak terbayangkan berapa km dan berapa kata yang sudah kita hasilkan selama ini dengan pensil.

Bagaimana awal ditemukannya pensil?

Sekitar 24.000 tahun SM, manusia purba telah menggunakan batu yang diasah ujungnya untuk menulis di atas batu. Bukan berupa huruf tetapi dalam bentuk gambar sesuatu yang mereka lihat seperti berburu binatang, seperti yang banyak ditemukan di dinding gua di Namibia, bagian Barat Daya Afrika.

Tahun 8500 SM, ditemukan Tanah Liat; manusia saat itu dapat menulis di atasnya dan dapat dibawa kemana-mana, tidak seperti tulisan dalam gua.

Tahun 1700 SM, ditemukan alat tulis pena jarum oleh orang Yunani yang terbuat dari tulang dan gading dengan cara digoreskan pada lempengan kayu yang dilapisi lilin.

Lempengan kayu berpasangan agar dapat ditutup sehingga goresan tulisan dapat terlindungi.

Pada tahun 1564, ditemukan potongan hitam mengkilap di sekitar pohon tumbang di Borrowdale, Inggris. Dikenal dengan Grafit dan ternyata dapat digunakan untuk menulis dan menggambar. Namun Grafit terlalu lembut sehinga membuat tangan menjadi kotor.

Nicholas Jacques Conte  Sumber foto:wikipedia

Tahun 1795, N.J. Conte dari Perancis mematenkan pensil temuannya, ia mencampur bubuk Grafit dan Tanah Liat, dibentuk batangan, dibakar kemudian diselipkan di antara potongan kayu bercelah. N.J. Conte mendapat bahan Grafit dari Borrowdale Inggris.

Ketika tahun 1794 Perancis mengalami krisis ekonomi, ia tidak mampu impor bahan baku dalam jumlah besar. Maka timbul ide untuk menghemat persediaan Grafit dengan membuat pensil dari bubuk Grafit.

Pensil kemudian menjadi nyaman dan mudah dipakai, dan pada perkembangannya muncul beragam inovasi dari pengaturan ketebalan hasil tulisan hingga pensil warna.

Pensil dibedakan menurut komposisi, perhatikan huruf pada pensil sebagai berikut:

B    kandungan grafitnya lebih banyak sehingga hasil tulisan tebal.

H    kandungan Tanah Liat lebih banyak sehingga pensil tersebut keras komposisi leadnya.

F     komposisinya sangat tepat, bisa diraut hingga keruncingan maksimal.

HB      pensil memiliki kedua sifat keras dan lunak.

2H akan lebih keras dari H dan 2 B akan lebih lembut dan tebal dari B.

Saat ini banyak jenis pensil seiring kemajuan teknologi, di antaranya pensil grafit murni, pensil warna, pensil mekanik, pastel dalam bentuk pensil, Dermatograf (pensil dengan inti tebal diselimuti gulungan kertas, tidak perlu diraut cukup merobek kertasnya) dan Konte (mengandung zat karbon, warnanya hitam dan lunak, biasanya untuk menggambar potret)

Berbagai merk pensil, salah satunya Faber-Castel, produsen alat tulis tertua, berdiri tahun 1761.

BACA JUGA : KEBIRI KIMIA BAGI PREDATOR SEKS

Sumber: https://www.penemu.co/penemu-pensil-nicolas-jacques-conte/; https://buko-moto.blogspot.com/2015/08/pensil-sejarah-dan-perkembanganya.html; https://id.wikipedia.org/wiki/Pensil; http://jadiberita.com/91784/perkembangan-alat-tulis-masa-masa.html

Yuli Hapsari