Bagaimana Bila Terkena Gas Air Mata?

 

https://akuratnews.com

Gas air mata biasa digunakan untuk mengendalikan para demonstran saat sedang ricuh. Pertama kali digunakan Agustus 1914 kala tentara Perancis menembakkan granat yang berisikan gas kepada prajurit Jerman di kawasan perbatasan perang, yang disebut sebagai “Battle of the Frontiers”.

Biasanya yang paling sering digunakan adalah gas CS (chlorobenzylidenemalononitrile) karena dianggap yang paling aman dengan batas konsentrasi 5% sehingga tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Dinamakan gas air mata karena mata merupakan organ tubuh yang paling terkena dampak signifikan dari pemberian gas air mata itu. Mata yang terkontak langsung dengan gas air mata dapat memicu sensasi terbakar, menimbulkan rasa gatal juga memicu keluarnya air mata dalam jumlah cukup banyak bahkan sampai mengganggu penglihatan.

Bukan hanya mata saja yang terkena efek dari gas air mata itu tetapi bagian tubuh lainnya pun dapat ikut terkena pula, seperti sistem pernapasan di mana gejalanya di antaranya nyeri dada, sesak napas, dan batuk, tapi bagi orang yang memiliki riwayat alergi juga asma maka gejala yang ditimbulkan akan lebih berat lagi.

Selain pernapasan, kulit pun dapat terasa nyeri, gatal, luka bakar kimia, juga menimbulkan gejala nyeri kepala dan muntah.

Semua gejala-gejala di atas mulai terasa dalam hitungan 20-60 detik sejak berkontak dengan gas air mata.

Jika terkontak dengan gas air mata maka hal pertama yang harus dilakukan adalah:

  1. Jauhi lokasi sumber tembakan gas air mata berasal. Carilah udara segar agar iritasi pada mata dapat berkurang;

  2. Bilas mata atau organ yang terkena dengan air dingin. Jangan menggunakan air panas yang justru akan membuat bahan kimia yang terdapat dalam gas air mata meresap ke dalam kulit akibat pori-pori kulit terbuka sehingga menyebabkan iritasi bertambah parah. Lebih baik lagi, jika memungkinkan area yang terkena dibilas menggunakan air garam steril (cairan infus).

  3. Jangan menggosok mata atau pun wajah menggunakan tangan karena hal itu justru mengaktifkan kristal gas air mata.

  4. Segeralah mengganti pakaian karena residu gas yang terkandung di dalam gas air mata cenderung akan menempel pada pakaian.

BACA JUGA : SERBA – SERBI PENSIL

Sumber: https://www.klikdokter.com; sains.kompas.com; https://www.honestdocs.id

Ella Irawan