Manfaat Sinar Matahari Pagi

 

source : cirebonradio.com

Sungguh beruntung tinggal di katulistiwa, matahari bersinar sepanjang hari. Sinar matahari merupakan salah satu sumber kehidupan bagi manusia, hewan, dan tumbuhan.

Berbagai manfaat sinar matahari, salah satunya untuk kesehatan manusia. Sinar ultra violet yang mengenai kulit akan membentuk vitamin D3 atau previtamin D dalam jumlah banyak. Vitamin D3 kemudian diolah oleh hati dan ginjal menjadi vitamin D aktif.

Jika mendapat paparan sinar matahari lima menit sama dengan mendapat 400 unit vitamin D pada tubuh, dan akan meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh sehingga dapat mencegah Rakitis yaitu kelainan pertumbuhan tulang pada anak dan Osteomalacia yaitu kelainan tulang yang menyebabkan rapuh sehingga tulang mudah patah.

Jika sering ngantuk di siang hari, mungkin saja kekurangan vitamin D. Ada penelitian yang di publikasikan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan antara rasa kantuk di siang hari dengan rendahnya kadar vitamin D dalam tubuh. Dan yang ingin tidur nyenyak di malam hari, salah satunya dengan cara terkena paparan sinar matahari pagi, di mana akan memproduksi hormon melatonin, yang membantu tidur di malam hari.

soure : merahputih.com

Ultra Violet meningkatkan kebugaran pernafasan karena bertambahnya jumlah glycogen, juga Ultraviolet menjadi insulin alami, merangsang tubuh untuk mengubah gula darah menjadi glycogen yang disimpan di hati dan otot, proses ini membuat kadar gula darah menjadi turun.

Berjemur selama sepuluh menit dua kali dalam seminggu dapat mengurangi resiko terkena flu hingga 30%-40%.

Kapan waktu terbaik untuk mendapatkan manfaat sinar matahari dan berapa lama?

Menurut dr. Siti Setiati, sebagaimana dalam laman cnnindonesia menyebutkan waktu terbaik mendapatkan sinar matahari dari pukul 09.00 berdasarkan penelitian berjudul Pengaruh Pajanan Sinar Matahari terhadap Konsentrasi Vitamin D (25(OH)D) dan Hormon Paratiroid pada perempuan usia lanjut Indonesia.

Sinar matahari sebelum pukul 09.00 belum memiliki ultraviolet B yang dibutuhkan untuk mengubah vitamin D3 menjadi vitamin D aktif, baru muncul saat lebih dari pukul 09.00. Sehingga saat terbaik untuk berjemur adalah setelah pukul 09.00.

Berjemur pun cukup sekitar 15 menit saja, jika berjemur pukul 11.00, sinar ultraviolet B sudah banyak sehingga cukup lima menit saja. Semakin siang semakin sebentar, lakukan tiga kali seminggu, jangan berlebihan, bisa memicu kanker kulit.

Bagian tubuh yang terpapar adalah wajah dan tangan atau bagian punggung dan kaki, dianjurkan menggunaan kacamata hitam untuk melindungi mata.

BACA JUGA : SEJARAH KERTAS

Sumber: https://doktersehat.com/manfaat-sinar-matahari-di-pagi-hari-bagi-kesehatan/; https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/kapan-sinar-matahari-terbaik/; https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190709174144-255-410602/waktu-terbaik-mendapatkan-sinar-matahari

Yuli Hapsari