Belgian Malinois

 

Source : https://id.pinterest.com/jefffix

Kemunculan berita tentang tewasnya seorang Asisten Rumah Tangga (ART) akibat diserang seekor anjing ras Belgian Malinois menjadi ramai diperbincangkan masyarakat luas.

Anjing yang diberi nama “Sparta” itu ternyata milik seorang presenter acara petualangan “My Trip My Adventure” sekaligus juga seorang Youtuber, Bima Aryo. Sparta sering dijadikan konten utama dalam channel Youtube-nya.

Malinois adalah anjing yang mempunyai ukuran sedang hingga besar dan masuk dalam keluarga anjing gembala, dikarenakan sejarahnya sebagai seekor anjing pekerja, Malinois memiliki penampilan yang bervariasi. Malinois murni berwarna dasar coklat kekuningan sampai hitam kemerahan dan coklat dengan “topeng hitam”.

Di Jerman, Belanda, Belgia, dan negara Eropa lainnya, Malionis dibiakkan sebagai anjing pekerja untuk perlindungan pribadi juga pelacak.

Sedangkan di Indonesia sendiri ada sepuluh jenis anjing yang biasa digunakan di Polisi Satwa, yaitu jenis German Sheperd, Rottweiler, Doberman Pinscher, Labrador Retriever, Belgian Malinois, Giant Shnautzer, Boxer, Great Dane, Bullmastiff, dan Staffordshire Terrier.

Mungkin belum banyak orang yang mengetahui bahwa tamu negara setingkat Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, atau Raja, setelah pesawat yang membawa mereka mendarat di Bandara, mereka belum mau keluar pesawat sebelum Detasemen Anjing Pelacak (K-9) menyatakan clean & clear.

Detasemen Anjing Pelacak (K-9) dibagi menjadi tiga, yaitu operasi menemukan bahan peledak, operasi pelacakan narkoba, dan operasi pengamanan. Termasuk dilibatkan dalam pencarian pelaku tindak kejahatan ataupun pencarian mayat jika terjadi musibah, misalnya bencana longsor, gempa, dan lain-lain.

Jenis anjing yang tergabung dalam Tim K-9 memerlukan karakter yang kuat sehingga bisa dilatih, untuk melatihnya pun diperlukan pelatih atau pawang yang telaten dan profesional.

Sebelum ikut proses pendidikan atau pelatihan, anjing-anjing tersebut harus mengikuti serangkaian proses uji kompetensi dasar terlebih dahulu.

Setelah itu setiap peserta tes kompetensi yang dinyatakan lulus, baru bisa mengikuti serangkaian proses pelatihan khusus selama 7 bulanan yang dilakukan oleh para pawang (anggota Polisi satwa yang qualified).

Source : http://dogs4family.taokweb.com/

Anjing-anjing lokal yang banyak berkeliaran bebas di pinggir jalan, ternyata banyak yang kurang cerdas, terbukti saat diikutkan dalam uji kompetensi, kebanyakan dari anjing-anjing lokal tersebut jarang sekali yang dapat lulus.

Di Amerika Serikat, anjing ras termasuk anjing yang telah mengantongi sertifikat sebagai pendeteksi bahan peledak dari Bureau of Alcohol, Tobacco and Firearms (ATF) dan United States Police Canine Association (USPCA).

Banyak sekali anjing yang ditempatkan oleh CIA di sejumlah kantor di berbagai negara untuk membantu pengamanan dan entah sudah berapa kali penyelamatan yang dilakukan oleh anjing-anjing anggota Unit K9 CIA. Bahkan sebagai detektor bahan peledak, anjing-anjing tersebut turut mempertaruhkan nyawanya.

Source : http://images1.ynet.co.il/

Jenis anjing yang biasanya menjadi favorit CIA, terutama Belgian Malinois dan Labrador Retriever. Demi menjaring calon ‘anggota’ CIA, dinas intel Amerika menyebar pelatih-pelatih anjingnya ke berbagai tempat.

BACA JUGA : MANFAAT  SINAR MATAHARI PAGI

Sumber: https://anjingkita.com; https://id.wikipedia.org; https://news.detik.com; https://kompolnas.go.id

Ella Irawan