KACA

 

Kita mengenal kaca, benda tembus pandang sehingga dapat melihat sisi belakangnya dengan jelas. Terbentuknya kaca ada yang alami dan ada yang buatan.

Kaca alami terbentuk dari peristiwa alam dengan suhu tinggi misalnya aktivitas vulkanik, sambaran petir, hingga meteorit. Hal itu menyebabkan batuan jenis tertentu meleleh, melebur, dan mendingin dengan cepat. Proses terbentuknya kaca alami tersebut ribuan tahun kemudian.

Sejak kapan kaca digunakan?

Ditemukan fosil yang menunjukkan manusia zaman batu (9000 tahun yang lalu) telah menggunakan kaca alami untuk alat pemotong atau untuk diletakkan di ujung tombak.

Dari bukti arkeologi terungkap, artefak kaca tertua diperkirakan dibuat oleh masyarakat Mesopotamia Timur tahun 3300 SM, dan masyarakat Mesir membuat kaca tahun 2500 SM untuk digunakan dalam perhiasan, patung hewan, dan mosaik.

Sejarawan Romawi kuno bernama Pliny mengungkapkan bawa masyarakat Siria yang hidup 5000 tahun SM disebut sebagai yang pertama membuat kaca.

Petunjuk pembuatan kaca terdapat di Perpustakaan Raja Asyur Ashurbanipal (669-626 SM) dari Kekaisaran Asiria Baru, Mesopotamia, sekitar tahun 650 SM.

Antara tahun 700 SM dan 500 SM, Mesir dan Siria dan negara-negara di sepanjang pantai timur Laut Tengah menjadi pusat manufaktur kaca namun mengalami kendala karena ukuran tungku tidak cukup panas untuk melelehkan kaca.

Di India, ditemukan artefak manik-manik kaca merah-coklat beserta tumpukan lainnya, diperkirakan pembuatan kaca sudah ada sejak tahun 1730 SM, sedangkan di Tiongkok bukti arkeologi paling awal pembuatan kaca berasal dari periode Negara Negara Berperang tahun 475 SM-221 SM.

Sekitar abad pertama SM, perajin Siria menemukan pipa tiup, yang membuat produksi kaca lebih mudah, cepat, dan murah, kemudian produksi kaca makin berkembang pada masa Kekaisaran Romawi dan menyebar ke Italia dan negara lainnya.

Source : Kaca Patri -Stained Glass di Museum Bank Mandiri, Jakarta

Pada tahun 1000, Kota Alexandria di Mesir, menjadi pusat pembuatan kaca dunia, pada masa itu di Eropa terdapat seni membuat kaca patri bagi gereja.

Di masa Perang Salib (dimulai tahun 1095), manufaktur kaca berkembang pesat di Venesia, sehingga menjadi pusat pembuatan kaca dunia. Namun tahun 1291 peralatan pembuatan kaca dipindahkan ke Murano. Banyak perajin dari Venecia pindah ke Eropa Utara mendirikan pabrik kaca sehingga pembuatan kaca cepat menyebar.

Pembuat kaca dari Inggris, George Ravenscroft (1618-1681), menciptakan kaca timbal pada tahun 1674, sebuah teknik penambahan Timbal Oksida, yang dapat memperlambat proses pengerasan kaca sehingga mempermudah dalam pengukiran untuk mempercantik kaca. Selanjutnya produk kaca makin berkembang dalam berbagai bentuk dari peralatan rumah tangga hingga dekorasi rumah.

BACA JUGA : JASA TITIPAN (JASTIP)

Sumber: https://sains.kompas.com/read/2018/09/06/213940623/penemuan-yang-mengubah-dunia-kaca-sudah-digunakan-sejak-zaman-batu?page=all ;  http://www.kursksalvage.com/sejarah-pembuatan-dan-perkembangan-kaca-di-dunia/

Yuli Hapsari