KUE WAFER DARI ABAD KE-7

 

Kue wafer yang sering kita makan ternyata sudah ada sejak abad ke-7, di Belanda. Awalnya seorang koki membentuk adonan kue dan memanggangnya dengan cara spesial hingga menjadi renyah, disajikan sebagai hidangan pembuka yang saat itu belum pernah ada. Cemilan itu disebut waffle artinya kue renyah sebagai cikal bakal wafer.

dok. pribadi

Pada abad ke-13 di Eropa para pembuat wafer berkumpul di Perancis bekerjasama memproduksi dan menjual wafer buatan tangan (handmade). Bentuk wafer bundar, berlubang-lubang seperti sarang lebah.

Sekitar tahun 1880-1890, di Kerajaan Austro, Hongaria, dua produsen panganan ringan Karlsbader Oblaten dan Neapolitaner bergabung menciptakan wafer baru, berukuran lebih kecil terdiri dari lima lapis wafer yang setiap lapisannya diisi krim gula. Wafer tersebut menjadi populer dan hingga kini masih bisa dibeli di Austria dan Jerman.

Di Eropa pada tahun 1920, wafer mengalami perubahan menjadi bulat panjang menyerupai pipa kecil, bagian tengahnya diisi krim gula berbagai rasa coklat, strawberry dan lain-lain.

Tahun 1983 di Chicago, wafer dapat dihasilkan dengan bantuan mesin, wafer bisa diproduksi masal dengan bentuk baru dan berlapis-lapis yang di antara lapisannya diberikan berbagai krim gula.

Wafer semakin populer; pada perkembangannya bentuk wafer berbagai macam, ada yang segitiga, segi empat, jajaran genjang, dan lainnya.

BACA JUGA : FORGIVENESS THERAPY MENGURANGI LUKA EMOSI

Sumber: https://www.kaskus.co.id/thread/52824b1fbbf87bd906000003/ini-sejarah-wafer-pertama-ditemukan/

Yuli Hapsari