Faedah Jahe, salah satunya jahe gajah, pernah dengar?

 

source : dok. pribadi

Bagi pembaca setia petualangan Lima Sekawan, pasti mengenal minuman favorit mereka, ginger ale atau limun jahe, yaitu minuman jahe tanpa alkohol yang berkarbonasi (soda). Di Indonesia juga ada minuman berbahan dasar jahe yang banyak penggemarnya yaitu sekoteng dan bandrek. Jahe pun dapat diolah menjadi asinan yang disukai oleh masyarakat di Jepang dan Tiongkok.

Jahe mempunyai rasa pedas dan aroma yang khas karena minyak atsiri yang terkandung di dalamnya. Tidak hanya sekedar untuk kuliner, jahe banyak kandungan zatnya yang bermanfaat untuk kesehatan seperti mengatasi masalah pencernaan. Awalnya ada rasa ragu untuk mengonsumsinya karena rasa pedasnya, ternyata dari informasi tentang jahe, ada kandungan phenolic dalam jahe yang justru berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulir air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada dalam pencernaan.

Nah, ada lagi yang sering merasa perut kembung; jahe juga disebut carminative, suatu substansi yang dapat membantu mengeluarkan gas berlebih pada pencernaan dan jahe juga bisa meredakan mual.

Suatu penelitian di University of Georgia menyatakan bahwa konsumsi suplemen jahe setiap hari dapat mengurangi sakit otot yang diakibatkan berolahraga hingga 25%. Untuk mengonsumsinya tentunya harus mengetahui sesuai kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan.

Pada umumnya jahe ada tiga macam, yaitu:

Jahe Gajah, bentuknya besar, tidak terlalu pedas, disukai di pasaran internasional;

Jahe Kuning ukurannya sedang, rasa dan aromanya tajam, untuk bumbu masakan;

Jahe Merah, ukurannya paling kecil, rasanya paling pedas, digunakan untuk farmasi.

Jahe sudah ratusan tahun dikenal sebagai bahan obat-obatan, di Tiongkok jahe kering telah dipakai sebagai bahan baku oleh tabib pada zaman Kaisar Shen Nong, 2000 tahun Sebelum Masehi. Sedangkan jahe segar telah dipergunakan untuk pengobatan pada tahun 500 M.

Pada abad ke-11 terbit buku kedokteran Anglo-Saxon yang menuliskan bahasan khasiat tanaman jahe, hal ini menunjukkan negara-negara barat telah memanfaatkan jahe sebagai obat tradisional.

BACA JUGA : MANFAAT COKELAT

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Jahe; http://www.nasionalisme.co/sejarah-panjang-tanaman-jahe/; https://lordbroken.wordpress.com/2012/02/24/khasiat-kandungan-bahan-kimia-di-dalam-jahe/

Yuli Hapsari