Hati-hati, Kosmetik Palsu!!

 

source : ladyshouses.blogspot.com

Semua wanita pasti selalu ingin terlihat cantik, terutama di depan lawan jenis. Inilah yang kemudian menyebabkan mereka saling berlomba-lomba untuk dapat tampil secantik mungkin.

Namun yang sangat disayangkan, faktanya, tidak sedikit yang rela membeli produk-produk kosmetik hanya dengan ber”label” murah. Maka sebagai konsumen kita harus teliti dan cerdas karena saat ini sudah banyak ditemukan kosmetik palsu yang beredar di pasaran.

Penamplan dari kosmetik palsu memang hampir sama dengan kosmetik yang asli, tapi jika diperhatikan dengan seksama kita masih dapat melihat perbedaan yang nyata, yaitu:

  1. Kemasan tidak sesuai dengan gambar

Jika diperhatikan dengan seksama terlihat perbedaan-perbedaan, seperti logo yang diletakkan tidak sesuai dan tulisannya yang kabur, tidak sejelas seperti kosmetik aslinya.

  1. Tidak ada nomor seri

Produk yang asli selalu mencantumkan nomor seri produk mereka baik di botol maupun kemasan, sedangkan untuk yang palsu nomor seri jarang dicantumkan.

  1. Terdapat nomor asli dari Badan POM

Untuk mengetahui apakah nomor yang tertera pada kosmetik itu sudah terdaftar pada Badan POM, maka kamu dapat mengecek langsung ke alamat website Badan POM, caranya dengan memasukkan nomor di kolom pencarian, jika nomor itu muncul maka artinya produk kosmetik itu asli.

  1. Tekstur dari kosmetik

Kosmetik yang asli memiliki tekstur yang pas, tidak terlalu encer dan padat sebaliknya kosmetik palsu teksturnya cenderung encer sekali atau padat sekali, terlebih jika botol itu dibuka maka terlihat ada pemisah antara minyak dan cream.

  1. Tidak ada tanggal Kadaluarsa

Tanggal kadaluarsa berguna untuk menentukan kapan waktu terakhir kosmetik tersebut masih dapat digunakan. Pada produk kosmetik palsu, tanggal kadaluarsanya tidak ada atau jarang ada.

Produk kosmetik palsu pada umumnya mengandung bahan berbahaya, seperti:

  1. Hidrokinon

Hidrokinon merupakan senyawa kimia yang apabila digunakan pada produk kosmetik, bersifat sebagai pemutih/pencerah kulit. Efek samping yang akan terjadi setelah terpapar hidrokinon pada kulit adalah akan terjadi iritasi. Iritasi kulit ditandai dengan kulit yang memerah, rasa gatal, panas, perih, hingga pembengkakan pada wajah.

  1. Merkuri

Merkuri bersifat racun walaupun digunakan dalam konsentrasi kecil sekali pun dan dapat menyebabkan perubahan warna kulit, iritasi, kerusakan permanen pada susunan saraf otak dan ginjal.

  1. Rhodamin B

Bahan pewarna yang banyak digunakan dalam pembuatan lipstik dan perona pipi. Dalam konsentrasi tinggi, zat ini dapat menyebabkan kerusakan hati.

Tujuan dari penggunaan kosmetik adalah untuk mempercantik diri, untuk itu jadilah pengguna kosmetik yang cerdas.

BACA JUGA : SKIZORENIA PENYAKIT TIDAK BIASA?

Sumber: https://klinikkecantikan.co.id; https://www.pom.go.id; https://doktersehat.com

Ella Irawan