Huanan Seafood Wholesale Market

 

source : Foto/Yicai Global

Wuhan adalah ibu kota dari provinsi Hubei, Tiongkok, dan merupakan kota yang mempunyai penduduk terpadat, dengan jumlah penduduk 9.100.000 jiwa (2006). Saat ini Wuhan bagaikan sebuah kota mati, sejak virus corona menyebar.

Awal Februari 2020, jumlah korban yang tewas di Tiongkok akibat virus corona ini sudah mencapai 213 orang, bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah mendeklarasikan wabah virus ini sebagai keadaan darurat.

Virus Corona yang menyebabkan kematian ratusan orang itu diyakini bermula dari sebuah pasar di Wuhan, yang menjual berbagai jenis hewan termasuk hewan liar. Lokasi pasar sangat dekat dengan stasiun kereta Hankou sehingga memungkinkan penyebaran virus cepat terjadi di sana.

Walaupun sebuah karya ilmiah dalam jurnal The Lancet menunjukan bahwa perkiraan sumber penyebaran wabah ini mungkin keliru karena pasien yang pertama kali terinfeksi tidak memiliki riwayat atau keterkaitan dengan Huanan Seafood Wholesale Market.

Pasar grosir makanan laut Huanan (Huanan Seafood Wholesale Market) adalah pasar hewan dan makanan laut hidup yang berada di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Pasar yang menampung lebih dari 1.000 penyewa dan menempati lebih dari 50.000 meter persegi merupakan pasar grosir makanan laut terbesar di Wuhan dan Tiongkok Tengah dengan zona barat menampung hewan-hewan liar. Kios-kios yang saling berdekatan dan jalurnya yang sempit juga ternak yang disimpan berdekatan dengan bangkai hewan menjadikan kondisi pasar ini menjadi tidak sehat.

Source : Ig@radar24rd

Selain terkenal sebagai pasar makanan laut, pasar Huanan juga dikenal menjual daging-daging hewan liar untuk dikonsumsi. Terdapat 112 hewan liar yang dijual di pasar itu, seperti landak, organ kelinci, kelelawar, musang, ular berbisa, serigala, dan sebagainya.

source : news.okezone.com

Walaupun pemerintah Tiongkok sudah melarang para penjual untuk tidak menjual daging hewan liar, namun pada kenyataannya masih banyak pedagang yang tetap menjual hewan-hewan liar tersebut.

Selain dijual dalam kondisi hidup juga tersedia jasa pemotongan hewan sehingga sangatlah lumrah jika terlihat hewan dikuliti di tempat terbuka.

Otoritas kesehatan setempat pada tanggal 1 Januari 2020, telah menutup pasar itu untuk melakukan penyelidikan, membersihkan dan mendisinfeksi tempat itu.

Sumber : https://www.wartaekonomi.co.id; https://www.liputan6.com; https://id.wikipedia.org

Ella Irawan