Asal Ikan Mujair dari Laut Afrika?

 

Sepintas, terlihat ikan tersebut membiarkan ikan-ikan kecil, berada di mulutnya tanpa dimakan. Hal itu dilakukan oleh induk ikan mujair, induknya mengeram puluhan butir telurnya di dalam mulut selama seminggu hingga menetas. Setelah menetas anak-anaknya masih berada di mulut induknya hingga siap dilepaskan ke alam bebas di air.

Mengapa namanya ikan Mujair?

Source : id.pinterest.com

Untuk mengetahui sejarahnya, kita mundur ke tahun 1939; ketika itu seorang bapak berada di muara Sungai Serang, pantai Selatan Blitar, Jawa Timur. Ia melihat sekelompok ikan yang “menelan” anak-anaknya ketika ada bahaya dan mengeluarkannya kembali ketika sudah aman.

Beberapa ikan tersebut dibawa pulang untuk dipelihara di kolam, ternyata ikan tersebut mati tidak bisa hidup di air tawar. Bapak tersebut tanpa putus asa melakukan percobaan membawa ikan dengan menambah air laut kedalam kolamnya.

Pada percobaan kesebelas, empat ekor ikan bertahan hidup dan bisa dikembangbiakkan, ia mengetahui komposisi air tawar dan air laut yang dibutuhkan ikan.

Keberhasilan bapak tersebut dari hasil perjuangan yang berat, setiap kali percobaan, dia harus berjalan kaki dari rumahnya ke pantai sejauh 35 km selama dua hari pulang pergi. Hasil budi daya diberikan kepada tetangga dan dijual ke pasar. Sehingga dikenal masyarakat luas.

Asisten Residen yang berada di Kediri pada saat itu yang juga seorang ilmuwan, tertarik untuk meneliti ikan tersebut dan juga mewawancarai penemunya yang bernama bapak Moedjair. Berdasarkan penelitian dan literatur diketahui bahwa spesies ikan baru tersebut berasal dari perairan laut Afrika.

Asisten Residen memberikan nama ikan spesies baru sesuai nama penemunya yaitu Moedjair atau Mujair. Banyak penghargaan diterima oleh pak Moedjair juga dari Pemerintah Indonesia.

Bp. Moedjair (1890-1957)

Bpk Moedjair wafat pada tanggal 7 September 1957, dan pada batu nisannya tertulis “Moedjair, Penemu Ikan Moedjair”, dan ada ukiran berbentuk ikan Mujair.

BACA JUGA : MANUSIA PURBA INDONESIA

Sumber: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2015/06/25/penemu-ikan-mujair-terkenal-tapi-tak-dikenal

https://id.wikipedia.org/wiki/Mbah_Moedjair

Yuli Hapsari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + five =