Senang Eksis di Sosmed? Bisa Jadi Penyakit Lho

haibunda.com

Saat ini sulit sekali untuk memisahkan media sosial dari kehidupan kita sehari-hari, padahal media sosial bisa menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi memberikan manfaat namun jika tidak bijak dalam menggunakannya bisa memberikan efek negatif bagi penggunanya.

Pada era digital seperti saat ini, media sosial mempunyai peranan yang sangat mendukung untuk mengekspresikan segala hal yang kita inginkan, namun banyak individu yang justru melakukannya secara berlebihan dengan tujuan untuk mendapatkan perhatian besar bahkan terobsesi menjadi pusat perhatian; dan individu itu akan merasa sedih jika tidak memperoleh apa yang diinginkannya.

Dalam ilmu psikologi, tingkah laku yang diperlihatkan di dalam media sosial dapat dikatakan bukanlah suatu kewajaran, mungkin saja individu itu mengalami Histrionic Personality Disorder (HPD).

Histrionic Personality Disorder (HPD) adalah suatu gangguan kepribadian yang melibatkan emosi berlebihan dan kebutuhan yang besar untuk menjadi pusat perhatian. 

Istilah histrionik ini berasal dari bahasa latin yaitu histrio yang berarti “aktor”. Orang dengan gangguan kepribadian histrionik ini cenderung lebih bersikap seperti aktor, dramatis, dan emosional. Mereka mempunyai emosi yang sangat dangkal, dibesar-besarkan dan mudah berubah.

HPD ditandai dengan pola perilaku mencari perhatian dan emosi yang ekstrem. Seseorang dengan gangguan kepribadian histrionik ini selalu ingin menjadi pusat perhatian, mereka cenderung merasa tidak nyaman ketika tidak menjadi pusat perhatian.

Baca Juga: Makanan Sehat Itu Murah

Gangguan ini umumnya lebih banyak terjadi pada perempuan, mereka mengalami hidup penuh melalui sensasi dan dengan sengaja membuat menarik secara fisik, juga secara sadar berpakaian dengan berlebihan sehingga menjadi pusat perhatian bahkan tidak jarang menggoda lawan jenis.

Untuk mengenali seseorang mengalami gangguan kepribadian histrionik, berikut ciri-cirinya:

  1. Merasa tidak nyaman jika tidak menjadi pusat perhatian;
  2. Berpakaian berlebihan bertujuan untuk menggoda lawan jenis dan menjadi pusat perhatian;
  3. Perubahan emosi secara cepat;
  4. Sangat sensitif terhadap suatu penolakan atau ketika menerima kritik;
  5. Bertindak secara spontan tanpa dipikir terlebih dahulu.

Sebenarnya penyebab dari HPD masih belum jelas, namun beberapa teori mengungkapkan penyebab dari HPD tersebut adalah: 

  1. Pengalaman Masa Anak-anak

Pengalaman masa anak-anak yang kurang mendapat perhatian dari orang tua maupun lingkungan sekitarnya, dapat menjadi pemicu terjadinya gangguan ini. Namun bisa juga terjadi akibat orang tua yang terlalu memanjakan anaknya, hingga terbiasa sampai dewasa.

  1. Lingkungan Adaptasi

Lingkungan dan pengaruh teman-teman di sekelilingnya dapat pula memicu munculnya gangguan ini, terutama pada individu yang berada di lingkungan menengah atas yang mau tidak mau akan beradaptasi secara negatif dan mengikuti arus pergaulan pada level tersebut.

  1. Faktor Genetik

Anak-anak dari orang tua dengan HPD mungkin hanya menunjukkan perilaku yang mereka pelajari dari orang tua mereka. Mungkin juga bahwa kurangnya disiplin atau penguatan positif dari perilaku dramatis di masa kanak-kanak dapat menyebabkan HPD. Seorang anak dapat mempelajari perilaku HPD sebagai cara untuk mendapatkan perhatian dari orang tua mereka.

Dalam proses penyembuhan dari gangguan ini, para ahli menyarankan dengan mengkombinasikan secara medikal dan psikoterapi. Penyembuhan dengan cara medikal bisa dilakukan dengan pemberian obat; ada juga ahli yang berpendapat tidak ada obat yang pasti untuk pengobatan gangguan kepribadian ini.

Langkah penyembuhan selanjutnya yaitu dengan psikoterapi oleh ahlinya. Si penderita harus bersikap terbuka dan harus benar-benar sadar bahwa ia mengalami gangguan kepribadian. Motivasi yang tinggi juga sebagai salah satu cara untuk mempercepat proses penyembuhan.

Sumber: https://www.klikdokter.com; https://dosenpsikologi.com; https://www.healthline.com/

Ella Irawan
Ella I

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 − 1 =