SIKAT GIGI, DARI PENJARA ?

 

Source : globalestetik.com

Dalam kondisi terdesak kadangkala bisa memunculkan ide, seperti yang dialami William Addis dari Inggris. Sekitar tahun 1780-an, William Addis, ditahan dengan tuduhan memulai kerusuhan. Ia berada dalam sel yang gelap tanpa kegiatan dengan mulut yang berbau sulit dibersihkan. Pada saat itu di Eropa orang-orang membersihkan giginya dengan kain linen atau spon dibasahi minyak sulfur dan larutan garam, sehingga sulit dilakukan.

Ketika itu dia melihat ada sapu di pojok ruangan, kemudian timbul ide untuk membuat alat pembersih gigi. Adis mengambil potongan tulang dari makan malamnya, diberi lobang kecil-kecil kemudian diberi bulu sikat yang dipinjam dari sipir penjara, jadilah alat untuk membersihkan giginya. Keluar dari penjara Addis membuat sikat gigi dari tulang sapi dengan ekor kuda, diproduksi masal dan dijual di London. Namun hingga tahun 1840-an belum sempat dipatenkan.

Sekitar tahun 1857, H.N. Wadsworth mengajukan paten sikat gigi untuk pertama kali, dengan memakai tulang hewan dan bulu babi. Namun ada kekurangannya karena bulu-bulunya mudah lepas, susah kering, dan mengandung bakteri.

Ketika Perang Dunia Pertama, tulang sulit didapat karena untuk masak sup, kemudian ditemukan plastik yang kemudian dipakai sebagai gagang sikat gigi. Pada Perang Dunia II, para prajurit wajib sikat gigi, dan mereka meneruskan kebiasaan itu ketika pulang.

Tahun 1937 nilon ditemukan di Amerika, dan tahun 1938 bahan nilon digunakan untuk sikat gigi dan gagangnya diganti dengan plastik yang telah ditemukan sebelumnya.

Tahun 1959 sikat gigi elektrik pertama diperkenalkan di Amerika dengan nama The Broxodent. Tahun 1961 General Elektric membuat sikat gigi elektrik dengan baterai yang bisa diisi ulang. Tahun 1987 Interplak membuat sikat gigi elektrik yang bisa bergerak sendiri diberi nama interplak.

Sejak kapan orang membersihkan gigi?

Sejak 3500 SM, masyarakat Babylonia mempunyai kebiasaan mengunyah Chewingstick (rempah) untuk membersihkan gigi mereka.

Salvadora Perisca Tree, source : pinterest

Dalam Piramida Mesir ditemukan Tongkat Kunyah atau siwak yang berasal dari tanaman salvadora Persica untuk membersihkan gigi. Berdasarkan test laboratorium, batang dan daun tanaman itu memberikan perlindungan pada gigi. Penggunaan siwak berlanjut sampai peradaban Arab.

Tahun 1600 SM dalam literatur China, digambarkan tongkat kunyah dari pohon aromatik, mungkin agar mulut terasa segar dan wangi.

Sikat gigi berbulu pertama diciptakan saat Dinasti Tang (619-907), memakai bulu babi di musim dingin, karena kaku sehingga kuat. Tahun 1223, dalam sumber tertulis, para biksu di China menggunakan sikat dari ekor kuda. Tahun 1400-an dibuat sikat gigi menggunakan bulu Landak ditancapkan pada tongkat bambu atau tulang binatang seukuran pensil.

Saat ini ada lebih dari 3000 paten sikat gigi di seluruh dunia, bisa pilih sesuai keinginan, mulai dari yang pegangannya lurus, miring, atau melengkung, dan beraneka warna.

BACA JUGA : SEJARAH JAM

Sumber: https://sains.kompas.com/read/2018/04/05/203300323/penemuan-yang-mengubah-dunia–sikat-gigi-bermula-dari-ranting-kunyah?page=all; http://koleksi-sejarah.blogspot.com/2012/06/sejarah-perkembangan-sikat-gigi.html; https://situspenemu.blogspot.com/2015/01/penemu-sikat-gigi.html

Yuli Hapsari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 17 =