Sejarah

Kertas ditemukan tahun 105 M oleh Ts’ai Lun (Cai Lun), nama lengkapnya Cai Jungzhon. Sebelumnya di Tiongkok, penulisan pada bambu dan kain sutra yang disebut Chih.READ MORE →

Sebuah pensil biasa di tangan, dapat membuat garis sepanjang 60 km dan menuliskan 45.000 kata. Tidak terbayangkan berapa km dan berapa kata yang sudah kita hasilkan selama ini dengan pensil.READ MORE →

Di Kaifeng terdapat pasar malam yang berlangsung hingga pagi, mendapat sebutan “Pasar Hantu”, kemudian menyebar ke kota lainnya di Tiongkok dan terus menyebar hingga ke Nusantara.READ MORE →

Celeng adalah Babi Hutan, badannya gemuk dan diyakini sebagai simbol kemakmuran sehingga bentuk binatang Celeng yang dipilih dibuat tempat berbentuk tabung untuk menyimpan uang dan disebut celengan.READ MORE →

Di zaman Romawi kuno, sosok badut sudah ada dengan sebutan Archimimus, merupakan bagian dari ritual pemakaman yang disewa untuk menceritakan lelucon. Mereka mempunyai kebebasan mengolok-olok kekaisaran, atau golongan orang kaya tanpa dihukum.READ MORE →

Tradisi malam satu Suro adalah salah satu ajaran yang hingga kini masih dipegang teguh oleh beberapa masyarakat di Indonesia, khususnya di Yogyakarta dan Solo (Surakarta). Mereka beranggapan tradisi yang diwarisi oleh para leluhur itu adalah merupakan hal yang sakral bagi masyarakat Jawa.READ MORE →

Mikrofon itu merupakan buatan dari Gunawan, pemilik dari radio Satriya yang tinggal di Jalan Salemba Tengah 24, Jakarta. Dibuat dengan menggunakan peralatan yang sederhana, magnitnya terbuat dari dua buah dinamo sepeda sedangkan band-nya dari grenjeng (kertas perak pembungkus rokok)READ MORE →

Penyebutan lafal yang agak sulit menyebabkan masyarakat setempat menyebut Soen An Ing menjadi Sunan Kuning, namun sejak itu justru nama Sunan Kuning lebih lekat sebagai nama komplek prostitusi.READ MORE →

Tapi tahukah kamu siapa tokoh dibalik layar yang membuat foto-foto itu? Mereka adalah Mendur bersaudara, tepatnya Frans Soemarto Mendur dan Alexius Impurung Mendur.READ MORE →