sejarah (Page 2)

Setiap tahun ajaran baru akan dimulai, para orangtua sibuk memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak, dimulai dari pendaftaran sekolah, membeli perlengkapan sekolah dari alat tulis, tas, sepatu  hingga pakaian seragam.READ MORE →

Siapa yang tidak mengenal Hans Christian Andersen?  Seorang penulis drama, perjalanan, novel, puisi, juga seorang penyair, tetapi yang paling dikenal dari H.C. Andersen ini adalah dongeng. Dongeng yang ia tulis sudah diterjemahkan dalam 125 bahasa.READ MORE →

Kemeriahan di bulan Ramadhan bukan hanya saat berbuka puasa saja, tetapi juga pada waktu sahur.Tadisi membangunkan sahur tiap-tiap daerah sangat beraneka ragam, bahkan ada yang terkesan unik hingga hanya dapat ditemukan di Indonesia saja.READ MORE →

Mie instan memang praktis, mudah menyajikannya, banyak pilihan rasa dan harganya terjangkau. Anak-anak kos sering menyediakan mie instan di kamarnya, atau orang yang jalan-jalan ke luar negeri menjadikan mie instan salah satu menunya.Apakah mie instan aman bagi kesehatan?READ MORE →

Momofuku Ando, menciptakan mie instan pertama di dunia pada tahun 1958 dengan tiga prinsip dasar kegiatan bisnis dan pengembangan produk Nissin Food yaitu: Dunia damai kalau semua orang cukup makan, Makan yang benar membuatmu cantik dan sehat dan Produksi makanan adalah melayani rakyat.READ MORE →

Mie makanan favorit tua dan muda, ada mie tek-tek atau mie goreng yang dimasak dengan bumbu sendiri, ada pula mie instan dengan bumbu yang sudah tersedia, hanya menambah air panas saja. Bahan dasar keduanya sama yaitu tepung terigu, dengan atau tanpa tepung tapioka, telur, garam, dan minyak sayur, kemudian dicampur menjadi adonan. Yang membedakan adalah cara memrosesnya.READ MORE →

Pada masa prasejarah ketika masyarakatnya mulai beternak, mereka mengonsumsi susu kambing, domba maupun sapi. Mereka terkejut ketika susu yang diletakkan dalam bejana menjadi asam dan kental karena terkena panas matahari maupun panas api. Ketika dicicipi ternyata masih dapat dimakan. Itulah ditemukannya keju krim asam (sour cream cheese).READ MORE →

Jika berada di bundaran Tugu Muda Semarang, pasti pernah melihat bangunan kuno dengan banyak jendela atau pintu yang berderet. Gedung tersebut dikenal dengan nama Lawang Sewu yang artinya pintu seribu, walaupun jika dihitung jumlahnya tidak sampai seribu.READ MORE →

Pada awal abad ke-19, Pemerintah Belanda defisit anggaran untuk biaya perang, baik perang di negeri Belanda maupun untuk membiayai Perang Diponegoro. Johanes van den Bosch, Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada saat itu, menerapkan Sistem Tanam Paksa atau cultuurstelsel untuk memperoleh anggaran.READ MORE →