ADA APA DENGAN CUCI TANGAN ?

 

Sudah terbiasakah kita mencuci tangan? Banyak di antara kita mencuci tangan jika terlihat kotor saja; ternyata hal itu tidak benar. Kuman ada di mana-mana seperti di uang, hand phone, pegangan pintu, yang bisa menyebabkan infeksi dan menimbulkan penyakit pada tubuh.

Dalam laman awalbros.com disebutkan, 98% penyebaran kuman di tubuh bersumber dari tangan kita sendiri. Oleh karenanya menjaga kebersihan tangan, salah satu upaya terhindar dari berbagai penyakit. Cuci tangan pakai sabun atau handrub (pembersih tangan sejenis alkohol) hanya perlu 15 detik untuk membunuh kuman.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, kedua tangan kita merupakan jalur utama masuknya kuman penyakit ke dalam tubuh. Oleh karenanya biasakan mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun atau cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu indikator PHBS-Perilaku Hidup Bersih Sehat (Anggraini 2016).

Mengabaikan cuci tangan di saat-saat penting bisa menyebabkan diare, thypus, disentri termasuk kolera, radang paru, influenza dll.

doc pribadi

Siapa pelopor cuci tangan?

Dari laman tekno.kompas.com, pelopor cuci tangan adalah dokter Ignaz Semmelweis, dari Jerman, untuk pertama kalinya di dunia pada 20 Maret 1847. Dokter Ignaz bekerja di RSU Vienna pada 1 Juli 1846 sebagai asisten profesor Johann Klein, keduanya memimpin klinik kebidanan pertama di RSU tersebut.

Pada saat itu mewabah penyakit Childbed fever, sejenis demam dan memiliki tingkat kematian tinggi pada ibu yang melahirkan. Ia melakukan penelitian menyeluruh dan menyimpulkan bahwa para dokter yang justru menjadi penyebabnya.

Dokter Ignas Semmelweis segera menerapkan peraturan untuk mencuci tangan sebelum seorang dokter memeriksa pasien. Awalnya rekan dokter tidak memercayai, namun secara perlahan hal tersebut dijalankan ternyata mengurangi kasus childbed fever.

Yuuk, kita biasakan mencuci tangan dengan sabun yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan kita. Kapan dilakukannya? Ya dalam kegiatan sehari-hari terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bersin dan batuk, setelah menyentuh sampah dan masih banyak lagi menurutmu perlu.

BACA JUGA : ISI PIRINGKU

Sumber: http://awalbros.com/others/kapan-harus-mencuci-tangan/; https://media.neliti.com/media/publications/280184-gerakan-masyarakat-hidup-sehat-germas-me-b0940546.pdf;

https://tekno.kompas.com/read/2020/03/20/07400987/mengenal-ignaz-semmelweis-pelopor-cuci-tangan-yang-jadi-doodle-hari-ini?page=2

Yuli Hapsari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × one =