Lantunan Ayat Al-Quran Baik untuk Mengatasi Stres

Madaninews.id

Wabah virus corona telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai pandemi global, karena telah menjangkiti ribuan orang di seluruh dunia.

Ketidak pastian dan banyaknya informasi yang belum tentu benar, banyak beredar luas. Tanpa disadari kondisi ini yang pada akhirnya menimbulkan kepanikan dan stres, sedangkan stres sendiri bisa menurunkan imunitas tubuh kita; padahal yang diperlukan untuk menangkal virus corona adalah daya tahan tubuh yang baik.

Bahkan jika tidak memiliki iman yang kuat pada akhirnya dapat melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri, seperti bunuh diri.

Perasaan stres sering menjadi musuh dalam selimut. Perasaan ini datang tiba-tiba dan sulit dikendalikan.

Ternyata di dalam Al-Quran telah membahas masalah bagaimana mengatasi stres, seperti yang kita tahu Al-Quran disebut juga sebagai Asy-Syifa atau obat.

Sebuah penelitian yang dilakukan Dr. Al Qadhi di klinik besar Florida, Amerika Serikat, mengatakan seseorang yang membaca atau pun mendengar bacaan ayat suci Al-Quran maka orang tersebut memiliki perubahan pada kondisi psikologisnya.

Baca Juga: Museum Islam Terbesar di Dunia

Dr. Al Qadhi memperdengarkan lantunan ayat suci Al-Quran selama beberapa jam kepada seseorang yang dijadikan obyek penelitiannya.

Penelitian itu didukung dengan alat penelitian yang canggih seperti alat pengukur tekanan darah, ketahanan kulit terhadap aliran listrik, dan ketahanan otot juga detak jantung.

Ternyata dari data yang didapatkannya setelah memperdengarkan lantunan ayat suci Al-Quran, disimpulkan bahwa Al-Quran mempengaruhi 97% ketenangan jiwa seseorang dan juga dapat menyembuhkan penyakit.

Pembuktian lain dilakukan oleh Muhammad Salim di Universitas Boston; ia menggunakan 5 orang yang terdiri dari 3 orang pria dan 2 orang wanita. Kelima orang tersebut sebelumnya tidak mengetahui jika nantinya yang akan diperdengarkan bacaan Al-Quran. Hasilnya adalah sekitar 65% adanya respon perasaan tenang.

Menurut Dr. Andri Abdurochman, S.Si., M.T., Dosen Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unpad, pada saat mendengar bacaan Al-Quran, otak mengalami relaksasi yang baik sehingga seolah-seolah sedang berada dalam keadaan tidur. Pada kondisi tersebut, sel kemudian memberikan sinyal ke kelenjar dalam tubuh untuk mengeluarkan hormon. Kondisi inilah yang dialami oleh seseorang ketika melakukan terapi tersebut.

Lebih lanjut Dr. Andri menjelaskan, sesuatu yang dilakukan atau didengarkan berulang-ulang juga akan memiliki efek hipnosis (sugesti).

Maka jika mengalami stres, kembali saja kepada Al-Quran, juga meyakini kesempurnaan Tuhan, dan meyakini kekurangan manusia, serta kaifiatnya, banyak bersabar, shalat, istigfar, dan zikir.

Sumber: https://nationalgeographic.grid.id/ https://ugm.ac.id/; https://www.islampos.com; http://qurancordoba.com; http://www.unpad.ac.id/

Ella Irawan
Ella I

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 13 =