by

Begini Akibatnya Bila Terkena Air Liur Cicak

“Cak, cak, cak,” terdengar suara dari sela-sela atap rumah, kita mengenalnya cicak atau cecak.

Cicak adalah hewan reptil berwarna abu-abu, ada yang cokelat kehitaman. Namanya diperkirakan berasal dari suara yang dikeluarkan. Biasanya merayap di dinding atau di atap rumah. Jika di alam bebas, hidupnya di tempat-tempat teduh dan makanannya serangga, terutama nyamuk.

Mengapa cicak bisa menempel di dinding dan juga bisa mendadak jatuh?

Cicak memiliki organ khusus di telapak kakinya berupa rambut-rambut halus yang sangat tipis disebut Spatulae yang membantunya menempel di dinding secara kuat.

Ketika cicak merayap di permukaan tembok yang teksturnya terlalu kasar atau terlalu halus, ia harus mengangkat tubuhnya, hal ini membuat kakinya tidak bisa menahan berat tubuhnya dan terjatuh.

Sering pula kita melihat cicak tanpa ekor, berarti cicak tersebut telah melepaskan ekornya karena terancam binatang pemangsa. Ekor cicak dapat tumbuh kembali dalam satu bulan.

Cicak ada beberapa jenis:

Cicak Tembok (Cosymbotus Platyurus), sering merayap di tembok dan sela-sela atap rumah. Tubuhnya pipih lebar, berekor lebar dengan jumbai-jumbai halus di tepinya.

Baca Juga:

Awas, Kecanduan “Blue Film” Berdampak Pada Kerusakan Otak

Cicak Kayu (Hemidactylus Frenatus), tinggal di pohon atau bagian rumah yang berkayu. Juga sering terlihat di dinding luar rumah dekat lampu bersama cicak tembok. Tubuhnya lebih kurus, ekornya bulat dengan enam deret tonjolan kulit serupa duri memanjang dari pangkal ke ujung ekor.

Cicak Gula (Gehyra Mutilata), sering ditemui di dapur, lemari makan atau berada di dalam gelas kopi. Cicak ini suka butir-butir nasi atau gula. Tubuhnya lebih kecil, kepalanya bulat dan warna kulitnya transparan serupa daging.

Cicak Batu (Cyrtodactylus Marnoratus), hidupnya di dinding rumah juga pohon, ukuran badannya besar dan suaranya berbeda dari cicak lainnya, sering disebut Tokek.

Ada juga Cicak Terbang, ia merupakan sejenis reptil, tetapi tidak termasuk kerabat dekat cicak.

Hati-hati, ternyata Cicak berbahaya untuk Kesehatan.

Air liur dan kulitnya mengandung bakteri E.Coli bisa menjadi penyebab masalah pada saluran pencernaan. Jika cicak sudah menyentuh makanan, sebaiknya tidak dikonsumsi.

Bagaimana mengusir cicak secara alami?

  • Aroma tembakau yang menyengat, dapat mengusir cicak.
  • Cangkang telur dihaluskan, dimasukkan dalam kantong plastik yang dilubangi dan gantung di dekat jendela.
  • Haluskan merica, bawang merah, bawang putih, dicampur air, isi ke dalam botol dan disemprotkan ke sudut ruangan yang sering didatangi cicak.

Sumber: https://hewanpedia.com/5-jenis-cicak-beserta-ciri-cirinya/; https://fumida.co.id/bahaya-cicak/ Tribunposkupangwiki.com 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × five =

News Feed