by

Bisnis Frozen Food

-Tips-10 views
orami.co.id

Saat ini permintaan terhadap frozen food (makanan beku) cukup meningkat, terlebih sejak diterapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tidak sedikit masyarakat memulai usaha ini baik sekedar “mengekor” maupun demi bertahan hidup di masa sulit seperti saat ini.

Mungkin tadinya yang kamu tahu frozen food hanyalah kentang, sosis maupun nugget atau daging beku yang banyak beredar di pasaran tapi hampir semua aneka makanan sekarang dapat dibekukan seperti, kebab, donat, cireng, dan sebagainya.

Apa yang harus dilakukan untuk memulai usaha frozen food ini? Menurut pakar marketing Hermawan Kartajaya, dikutip dari finance.detik.com, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis frozen food. Setidaknya ada 3 hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis frozen food yaitu, customer (pelanggan), product dan brand.

“Kalau baru mau mulai, sudah punya customer belum? Productnya seperti apa? Sudah punya brand apa belum?” kata Hermawan.

Ada beberapa tips untuk memulai bisnis frozen food terutama bagi pemula:

  1. Menentukan Produk

Pastikan terlebih dahulu produk apa yang hendak di jual, apakah bakso, nugget atau sosis. Tentukan produk apa yang paling diminati di pasaran, jika perlu lakukan survei terlebih dahulu.

Baca Juga: Yakin Kentang Goreng Asalnya Dari Perancis ?

  1. Modal

Setiap usaha pasti memerlukan modal, besar kecilnya modal bergantung kepada berapa banyak yang akan kita jual. Jika ingin menjual makanan beku yang sudah disiapkan di pabrik, yang harus dipersiapkan adalah freezer dan biaya operasional seperti tagihan listrik.

Namun apabila ingin makanan olahan maka diperlukan alat yang lebih banyak seperti kemasan kedap udara, alat press, dan vakum kemasan.

  1. Manfaatkan Media Online

Bisnis frozen food memang usaha rumahan yang banyak dikelola oleh ibu rumah tangga, namun bukan berarti pemasarannya hanya di lingkungan sekitar rumah saja. Manfaatkan media sosial yang kamu miliki.

Atau bisa juga menggunakan aplikasi gofood atau grabfood, sehingga kamu tidak perlu repot-repot mengantarkan jika ada konsumen yang memesan.

Ella I

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − one =

News Feed