by

Raksasa Nian Yang Muncul Tahun Baru Imlek

Tahun baru Imlek atau Festival Musim Semi adalah perayaan yang sangat penting bagi warga Tionghoa, bahkan ada beberapa mitos atau legenda yang sampai saat ini masih dipercayai oleh mereka.

www.tionghoa.info

Dilansir dari www.tionghoa.info, salah satu legenda itu adalah munculnya mahluk raksasa yang wujudnya sangat menyeramkan, seperti monster. Mahluk itu dinamakan Nian Shou. Raksasa Nian selalu bersembunyi di pegunungan dan hutan-hutan, selain meyeramkan juga mempunyai sifat sangat buas karena seringnya menyantap binatang-binatang liar bahkan juga manusia tidak luput disantapnya.

Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, Raksasa Nian pada malam tahun baru Imlek akan turun dari persembunyiannya untuk mencari mangsa yaitu manusia.

Dikisahkan sebelum malam tahun baru Imlek, semua warga sepakat untuk bersembunyi di tempat yang aman, namun tiba-tiba datang seorang lelaki tua yang mempunyai kumis putih dan panjang datang untuk meminta makanan.

Karena semua warga sedang sibuk berkemas, mereka pun tidak menghiraukan kedatangan lelaki tua tadi sampai akhirnya ada seorang wanita yang memberikan makanan seraya menyuruh agar lelaki tua itu cepat pergi.

Baca Juga: Belum Dapat Angpao di Imlek Tahun Ini ?

Namun bukannya mengikuti nasehat wanita tadi, justru lelaki tua itu meminta izin untuk dapat tinggal di rumah wanita tersebut, karena tidak tega akhirnya diizinkan lelaki itu untuk bermalam di rumahnya sedangkan wanita itu sendiri pergi mengungsi.

Benar saja perkiraan warga, pada tengah malam datanglah Raksasa Nian dan ketika melewati rumah wanita tadi tiba-tiba tubuh raksasa itu bergetar lalu terdengar jeritan yang sangat keras. Rupanya hal itu disebabkan karena Raksasa Nian melihat

kertas merah yang besar yang ditempelkan di pintu dan terdapat cahaya liilin yang terang benderang di dalam rumah, juga terdengar seperti suara ledakan.

Selidik punya selidik ternyata Raksasa Nian sangat takut dengan warna merah, cahaya api, dan suara ledakan.

Saat warga datang keesokan harinya, mereka pun heran karena tidak tampak kerusakan sedikit pun di desa mereka. Wanita yang memberikan tumpangan tempat tinggal kepada lelaki tua tadi akhirnya menyadari apa penyebab Raksasa Nian tidak merusak tempat tinggal mereka.

Sejak saat itu, setiap menjelang malam tahun baru Imlek, masing-masing rumah ditempelkan sepasang bait puisi (Tui Lian atau Chun Lian) yang ditulis di atas kertas berwarna merah di depan pintu, lalu menyalakan petasan. Setiap rumah juga diterangi cahaya lilin yang terang benderang, dan penghuninya tidak tidur sepanjang malam di malam Tahun Baru Imlek.

Ella I

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + six =

News Feed