by

Ritual Pernikahan Etnis Tionghoa

 

Prosesi pernikahan bagi etnis Tionghoa mempunyai ritual yang panjang dan melelahkan namun memiliki banyak keistimewaan dan makna yang dalam, yaitu:

 

1. Tingjing , Prosesi Lamaran (Wedding Proposal)

         Tingjing adalah awal dari serangkaian kegiatan yang akan dilakukan dalam prosesi pernikahan etnis Tionghoa. Saat Tingjing, keluarga dari pihak pria akan meminang wanita yang ingin dinikahi.

       Pada prosesi ini tanggal pernikahan belum ditentukan. Tanggal pernikahan akan ditentukan sesuai dengan kesepakatan keluarga setelah ada “peninjauan” dari tanggal lahir kedua calon mempelai dan orang tua calon mempelai.

2. Tinghun, Proses Tunangan (Wedding Engagement)

       Prosesi Tinghun, sama seperti acara pertunangan pada umumnya. Saat prosesi ini, calon mempelai pria dan calon mempelai wanita akan saling bertukar cincin. Tradisi ini dilakukan biasanya tidak berjarak lama dengan hari pernikahan, bisa sebulan, seminggu, bahkan sehari sebelumnya.

img src : cookmagazine

3. Sangjit, Seserahan Pernikahan

       Pada acara Sangjit pihak keluarga pria akan memberikan hadiah kepada keluarga wanita yang terdiri dari 12 nampan; setiap jenis barangnya memiliki makna tersendiri. Hadiah tersebut berisi buah, kue, kain busana, dan perhiasan.

4. Liauw Tiaa (Pesta Bujang)

         Malam bujang kali ini sedikit berbeda dari pesta bujang biasanya. Pada acara ini diadakan permainan-permainan menarik, juga makanan dan minuman untuk tamu yang hadir. Acara ini biasanya diadakan di kediaman wanita.

  1. Tea Pai (Permohonan Restu)

       Acara Tea Pai ini dihadiri oleh orang tua dan seluruh keluarga besar yang dituakan. Pada acara ini diberikan perhiasan atau angpau sebagai bentuk restu bagi kedua calon mempelai. Selain itu juga kedua calon mempelai akan memberikan suguhan teh dan soja kepada orang tua sebagai bentuk ucapan terima kasih karena sudah membesarkan mereka.

img src : bridestory.com
  1. Pemberkatan Pernikahan

       Puncak acara dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan adalah Pemberkatan pernikahan. Biasanya dilangsungkan di tempat ibadah pada siang hari atau pagi menjelang siang.

  1. Resepsi pernikahan

       Setelah pemberkatan pernikahan selesai dilakukan, barulah diadakan resepsi pernikahan. Pada acara ini biasanya diadakan sesi pemotongan kue pernikahan, menuangkan botol anggur bersama kedua mempelai, tarian atau dansa, dan lagu-lagu romantis akan mengiringi selama acara.

 

Sumber: byric-kurniawan.blogspot.com; www.tionghoa.info; lolakarlina.blogspot.com,www.liputan6.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

fourteen − eleven =