by

Terlahir sebagai penderita Hipospadia, Serda Aprilia Manganang tetap melangkah maju

Nama Serda Aprilia Manganang kembali menjadi trending setelah statusnya dinyatakan oleh Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai seorang laki-laki dan menderita hipospadia sedari lahir.

Hasil ini berdasarkan pemeriksaan urologi dan Serda Manganang lebih memiliki organ kelamin laki-laki, bahkan yang mengejutkan tidak ada organ-organ internal jenis kelamin perempuan pada diri Manganang.

Mantan atlet voli Timnas Indonesia yang juga merupakan anggota TNI AD selain selalu tampil dengan gayanya yang maskulin dan berotot, ia juga kerap tampil nyentrik seperti seorang laki-laki saat memperkuat Timnas bola voli Sea Games 2018.

Dengan memiliki kondisi tubuh seperti itu, pada awal kemunculannya, ia sering dituduh sebagai pria karena gayanya yang tomboy dan memiliki tubuh yang kekar. Bahkan pada tahun 2011 status gender Manganang sempat dipertanyakan ketika tampil di Liga Bola Voli Indonesia.

Ig @apriliamanganang_

Sebenarnya apa itu hipospadia?

Dikutip dari alodokter.com, hipospadia adalah suatu kelainan di mana letak lubang kencing pada bayi laki-laki tidak normal. Kondisi ini merupakan kelainan bawaan sejak lahir.

Baca Juga:

Hari Introvert Sedunia, Emang Ada ?

Pada kondisi normal, uretra terletak tepat di ujung penis tetapi pada bayi dengan hipospadia, uretra berada di bagian bawah penis. Jika tidak ditangani, penderita hipospadia bisa kesulitan buang air kecil atau berhubungan seksual saat dewasa.

Belum ada faktor tunggal sebagai penyebab kelainan ini namun ada beberapa pemicu, di antaranya:

  1. Memiliki anggota keluarga dengan kondisi yang sama;
  2. Paparan rokok atau pestisida selama kehamilan;
  3. Terhambatnya kerja hormon testosteron, sehingga pertumbuhan Mr. P terganggu;
  4. Usia ibu hamil di atas 40 tahun.

Sebenarnya gejala dari hipospadia dapat diketahui dari tanda-tanda dan gejala, seperti: saluran kencing terlihat di bawah penis, bentuk penis yang melengkung ke bawah, ketika berkemih urine akan menetes dan tidak memancar.

Untuk mengurangi resiko hipospadia pada janin, maka ibu hamil dapat melakukan hal sederhana, seperti:

  1. Hindari merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol;
  2. Konsumsi suplemen asam folatsesuai anjuran dokter kandungan;
  3. Pertahankan berat badan ideal;
  4. Rutin ke dokter kandunganuntuk memeriksakan kehamilan.

Sumber: https://www.klikdokter.com; https://www alodokter.com; https://www.halodoc.com/; https://hellosehat.com/

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + eight =

1 comment

  1. Normally I don’t read article on blogs, however I would like to say that this write-up very compelled me to
    check out and do it! Your writing taste has been surprised me.
    Thank you, very nice post.

    P.S. If you have a minute, would love your feedback
    on my new website
    re-design. You can find it by searching for «royal cbd» — no sweat if you can’t.

    Keep up the good work!

    Also visit my blog; buy instagram followers

News Feed